Washington (SIB)- Meskipun Hillary Clinton resmi menjadi salah satu capres Amerika Serikat dari Partai Demokrat, tidak lantas Presiden Barack Obama yang dari partai sama langsung mendukungnya. Obama akan menunggu hingga pemilu berlangsung sebelum menyatakan dukungan terhadap salah satu kandidat.Dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Selasa (14/4), Gedung Putih menyatakan Obama akan menunggu hingga pemilihan primer Partai Demokrat digelar, sebelum mengungkapkan pilihan politiknya untuk pemilu tahun 2016. Hal ini sesuai dengan tradisi sejak lama bahwa setiap Presiden AS yang masih menjabat, tidak akan menyampaikan pandangan maupun pilihan politik mereka.Saat ditanya apakah Obama akan secara otomatis mendukung Hillary yang merupakan mantan Menteri Luar Negeri AS pada pemerintahannya, juru bicara Gedung Putih Josh Earnest menjawab: "Tidak." "Presiden tidak memberikan dukungan dalam bentuk apapun pada saat ini," imbuh Earnest, meskipun Obama sendiri sempat melontarkan pujian untuk Hillary pada Sabtu (11/4).Saat berkunjung ke Panama, Obama menyebut Hillary sebagai kandidat tangguh, juga seorang pendukung yang hebat serta seorang Menlu yang luar biasa dan sahabat yang baik. "Saya pikir dia (Hillary-red) akan menjadi presiden yang sangat baik," puji Obama.Tentu berbagai pujian Obama terhadap Hillary dianggap sebagai dukungan penuh bagi mantan ibu negara AS tersebut. Dukungan resmi seorang presiden memainkan peran penting dalam pemilu di AS, tentunya dengan kandidat yang kemudian turun ke jalan untuk merebut hati para pendukung mereka.Tidak bisa mencalonkan diri lagi, Obama mungkin akan mencari jaminan dari Hillary agar aspek penting dalam warisan pemerintahannya tetap dijaga. "Ada orang-orang yang merupakan teman presiden, yang mungkin akan memutuskan ikut dalam pencalonan," sebut Earnest."Begitu para pemilih di seluruh wilayah telah memutuskan siapa kandidat dari Demokrat, saya pikir kandidat Demokrat itu bisa percaya diri bahwa mereka akan menikmati dukungan Presiden Obama dan kampanye mereka," tandasnya. (AFP/dtc/q)