Yangon (SIB)- Sebanyak 16 tentara Myanmar tewas dalam serangan militer untuk mengusir para pemberontak dari puncak gunung di wilayah timur laut perbatasan Tiongkok. Ini terjadi seiring terus berlangsungnya pertempuran dengan pemberontak etnis selama nyaris 10 pekan ini.Puluhan tentara dan pemberontak etnis Kokang telah tewas sejak konflik pecah di wilayah terpencil di negara bagian Shan tersebut pada 9 Februari. Sementara puluhan ribu orang telah kabur dari wilayah perbatasan itu dan masuk ke Tiongkok. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (16/4).Sejak itu, serangan-serangan udara militer Myanmar pun telah meluas ke wilayah Tiongkok. Beberapa warga sipil pun tewas dan memicu kemarahan pemerintah Tiongkok yang mengerahkan jet-jet tempurnya. "Enam belas tentara dan perwira dari Tatmadaw (militer Myanmar) telah memberikan nyawa mereka untuk negara dan sekitar 110 tentara dan perwira lainnya luka-luka," demikian dilaporkan surat kabar lokal, The Mirror.Pasukan Myanmar tersebut ikut serta dalam operasi militer selama 10 hari yang berakhir pada Rabu (15/4). Dalam operasi ini, puluhan bunker pemberontak berhasil dihancurkan. Menurut The Mirror, dua jasad pemberontak Kokang telah ditemukan, beserta senjata-senjata berat dan kecil. (AFP/dtc/q)