Islamabad (SIB)- Seorang pria di Pakistan ditangkap polisi karena membakar istrinya hingga tewas. Aksi keji ini dilakukannya bersama ayahnya hanya karena sang istri tidak minta izin saat pergi keluar rumah. Kasus yang tergolong pembunuhan demi harga diri ini, memang cukup marak terjadi di Pakistan. Masih banyak warga Pakistan, terutama yang tinggal di pedesaan dan pedalaman yang meyakini kehormatan keluarga lebih penting dari segalanya.Seperti dilansir AFP, Senin (20/4), pria bernama Muhammad Siddique ini marah setelah mengetahui istrinya, Shabana Bibi (25) pergi mengunjungi saudara perempuannya tanpa meminta izin kepadanya untuk pergi keluar rumah. Siddique dan ayahnya kemudian memukuli Bibi begitu dia pulang ke rumah. Tidak hanya itu, mereka juga menyiramkan bensin dan kemudian membakar Bibi hidup-hidup.Dituturkan saudara laki-laki Bibi, Muhammad Azzam, insiden tragis ini terjadi di kediaman Bibi bersama suaminya di distrik Muzaffargarh, Pakistan bagian tengah pada Jumat (17/4) lalu. Menurut Azzam, saudara perempuannya sudah tiga tahun menikah dengan Siddique dan sering mengalami tindakan kekerasan dalam rumah tangga, terutama dipicu karena pasangan ini tidak memiliki anak.Bibi yang mengalami luka bakar 80 persen di sekujur tubuhnya, akhirnya tewas di rumah sakit setempat pada Sabtu (18/4). "Kami telah menangkap suami dan ayah mertua korban dan mendakwa mereka atas pemerkosaan dan terorisme," terang kepala kepolisian setempat, Rai Zameer-ul-Haq kepada AFP. Dakwaan terorisme ikut dijeratkan dalam kasus ini untuk mempercepat proses hukum.Ratusan wanita di Pakistan tewas dibunuh oleh keluarga dan kerabat mereka sendiri, setiap tahunnya. Kasus semacam ini biasanya didasari dalih menjaga kehormatan keluarga. Aurat Foundation, kelompok yang memperjuangkan peningkatan standar kehidupan wanita di Pakistan yang didominasi masyarakat konservatif dan patriarki, menyebut lebih dari 3 ribu wanita tewas dalam serangan semacam ini sejak tahun 2008. (AFP/dtc/q)