Lempar Mangga ke Presiden, Warga Dapat Rumah

- Minggu, 26 April 2015 23:15 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/04/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Caracas (SIB)- Apakah anda akan melempar mangga yang sudah ditulis nama dan nomor telepon anda ke presiden agar pendapat anda didengar? Itu yang dilakukan Marleni Olivio, dan sebagai imbalannya dia mendapatkan apartemen yang dia minta, ujar Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Olivio yang berusia 54 tahun melihat kesempatan itu ketika Maduro berkunjung ke negara bagian Anzoategui.

Maduro yang mantan sopir bis, mengemudikan bis pada satu acara pertemuan dengan warga, Rabu (22/4). Jendela bis Presiden Maduro dibuka agar dia bisa dengan leluasa berhubungan dengan warga yang hadir di acara itu.

Olivia menulis pesan “jika bisa, telepon saya” lengkap dengan nama dan nomor teleponnya di kulit buah mangga. Dia kemudian bergerak agar bisa mendapat posisi sedekat mungkin dengan bis, ketika bis lewat di depannya dia melempar mangga ke arah Maduro.

Dalam rekaman video yang menjadi populer di Venezuela, Maduro terlihat menundukkan kepala ketika mangga mendarat di atas kuping kirinya. Dengan tenang dia memungut mangga itu dan mengacungkannya ke warga. Pada malam hari, dalam siaran langsung televisi rutinya Maduro berbicara mengenai insiden itu dan menunjukkan mangga itu sebagai bukti.

Marleni Olivio,” kata Maduro. “Kami akan mengundangnya tampil di acara (televisi dan radio) saya, ‘Menghubungi Maduro.’ “Dia memiliki masalah dengan rumah, kan? Dan Marleni, saya telah menyetujui agar anda mendapatkan satu apartemen yang merupakan bagian dari Misi Perumahan Besar-Besaran di Venezuela. Apartemen itu akan diserahkan kepada anda dalam beberapa jam mendatang. Besok, paling lambat lusa, kami akan memberikannya kepada anda.”

Olivio mengatakan kepada media setempat bahwa sebenarnya dia hanya berniat melempar kertas berisi pesan kepada presiden seperti warga lainnya saat itu. “Tetapi saya tidak punya kertas,” ujarnya kepada TV El Pitazo. “Saya hanya membawa sebuah mangga yang akan saya makan karena saya lapar ketika itu.”

Pengkritik Maduro menyebut insiden itu sebagai “mangucidio”, permainan kata-kata dari “mango” dan “magnicidio” kata bahasa Spanyol yang berarti pembunuhan pemimpin yang sangat berkuasa. Dalam iklim politik Venezuela yang sangat terpolarisasi, Maduro seringkali mengatakan bahwa dia yakin pihak oposisi bersekongkol untuk membunuhnya.

Tetapi pelempar mangga itu mengatakan tidak memiliki niat buruk. “Impian saya hanyalah memiliki rumah sebelum saya meninggal,” katanya kepada TV El Pitazo, dan menambahkan bahwa dia menderita sakit parah baru-baru ini karena penyakit diabetes dan darah tinggi yang dideritanya. Kini impiannya akan terwujud, satu impian yang tidak akan bisa tercapai jika dia tidak nekad melempar mangga. (CNN Indonesia/ r)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Imlek 2026, Mal di Medan Dipadati Pengunjung dan Promo Diskon 70 Persen

Luar Negeri

Wanita 21 Tahun Curi Rokok di Grosir, Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Luar Negeri

Jurtul Togel Ditangkap, Satreskrim Polres Tanjungbalai Sita Uang dan Buku Rekapan

Luar Negeri

Hujan Deras, Jemaah Tetap Penuhi Tarawih di Masjid Taqwa Muhammadiyah Aek Kanopan Timur

Luar Negeri

Ketua MUI Labura Ajak Umat Muslim Saling Hargai Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H

Luar Negeri

Rayakan Imlek, KAI Divre I Hadirkan Pertunjukan Barongsai di Stasiun Lubuk Pakam