Mexico City (SIB)- Tornado mengguncang wilayah Ciudad Acuno, yang ada di bagian utara Meksiko dekat perbatasan dengan Amerika Serikat. Sedikitnya 13 orang tewas akibat tornado ini dan ratusan orang lainnya luka-luka. Terdapat tiga anak-anak di antara korban tewas tersebut. Juru bicara otoritas lokal di Coahuila, Jesus Garcia menuturkan, tornado ini menghancurkan sedikitnya 750 rumah warga di wilayah yang dekat dengan wilayah Texas, AS tersebut.Seperti dilansir Reuters, Selasa (26/5), sekitar 229 orang mengalami luka-luka akibat tornado ini dan telah dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Dinding dan langit-langit rumah warga runtuh akibat kencangnya tornado yang melanda. Otoritas setempat menyebut, tidak banyak warga yang menyadari kedatangan tornado ini pada Senin (25/5) pagi."Kami tidak terbiasa menghadapi kehancuran seperti ini. Kami tidak memiliki catatan tornado satupun di Acuna, kota yang sudah berusia 110 tahun," sebut Walikota Ciudad Acuna, Evaristo Lenin Perez kepada radio lokal. Badan Meteorologi Nasional setempat menyebut, tornado ini merupakan tornado terkuat yang melanda Meksiko dalam waktu 15 tahun terakhir.Setelah tornado berlalu, foto-foto yang beredar menunjukkan anak-anak memanjat mobil-mobil yang terguling setelah terbawa tornado hingga ke dekat rumah mereka. Sedangkan warga dewasa terlihat mengais puing-puing untuk menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka. "Sebagian besar korban tewas adalah mereka yang ada di luar, bukan orang-orang yang ada di dalam rumah," tutur Perez.Otoritas setempat mendirikan tujuh titik pengungsian bagi warga yang rumahnya hancur akibat tornado. "Kami bekerja membersihkan puing-puing gedung yang hancur dan mobil yang terdampar," ucap Wakil Menteri Perlindungan Sipil di Coahuila, Francisco Martinez. Gubernur Coahuila Ruben Moeira telah mengunjungi Acuna dan menjanjikan, pemerintah akan memimpin pemulihan kota ini pascabencana. (Detikcom/y)