Karachi (SIB)- Sekelompok orang bersenjata menembak sedikitnya 19 orang penumpang bus yang sedang berjalan dari Quetta ke Karachi, Pakistan.
Penyerangan ini terjadi di kota Mastung yang berjarak 40 km dari Quetta. "Para pria bersenjata memakai seragam pasukan keamanan (yang menembak)," kata pejabat Provinsi Baluchistan, Sarfaraz Bugti. Demikian dilansir Reuters, Sabtu (30/5).
Hingga saat ini, sudah ada 19 jasad penumpang yang ditemukan. Pejabat keamanan setempat mengatakan bahwa sekitar 25 orang dibawa keluar dari 2 bus dan suatu operasi diadakan untuk mencari mereka. Pejabat setempat menyebut jasad para korban yang hilang ada di dekat bukit. Namun, belum ada kepastian tentang apakah mereka yang hilang itu sudah tewas atau masih hidup. Motif penyerangan juga masih belum jelas.
Separatis telah memerangi pemberontakan dengan intensitas rendah di Baluchistan selama beberapa dekade. Mereka menuntut eksploitasi sumber daya alam mereka oleh orang dari luar Pakistan dihentikan. Militan Islam juga rutin menyerang target sipil maupun militer. Pada awal bulan Mei, setidaknya 43 orang penumpang dibunuh di dalam bus di Karachi oleh kelompok yang telah menyatakan setia kepada IS.
Dalam penyerangan sebelumnya, semua korban berasal dari komunitas Syiah yang merupakan minoritas di Pakistan. Namun, seorang pejabat keamanan mengatakan bahwa insiden di Mastung ini tidak mungkin terkait perbedaan ajaran tersebut. Selain 19 orang tewas, serangan ini mengakibatkan 1 orang terluka sementara 5 penumpang lainnya selamat. (Detikcom/y)