Lagi-lagi di India! Gadis 20 Tahun Diperkosa Bergiliran oleh 2 Pria

- Selasa, 25 Februari 2014 17:07 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/02/hariansib_-Lagi-lagi-di-India--Gadis-20-Tahun-Diperkosa-Bergiliran-oleh-2-Pria.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Ilustrasi
New Delhi (SIB)- Lagi-lagi kasus pemerkosaan di India. Seorang gadis berumur 20 tahun diperkosa secara bergiliran oleh dua pria muda. Kedua pemuda berumur 20-an tahun itu telah ditangkap polisi. Kedua pelaku diidentifikasi sebagai Rahul dan Harun. Keduanya merupakan warga Tejpur, wilayah Assam."Rahul mengenal gadis tersebut, yang usianya sekitar 20 tahun dan juga merupakan warga Tejpur. Keduanya pergi ke Kerala dan tiba di New Delhi lalu menginap di kediaman Harun di Mahipalpur tempat dia (Harun) mengontrak," ujar seorang polisi seperti dilansir NDTV, Senin (24/2/2014).Kedua pemuda itu kemudian memperkosa korban di rumah kontarakan Harun. Usai pemerkosaan itu, korban mencoba keluar rumah dan berteriak minta tolong. Seorang warga kemudian menelepon polisi. Usai menerima telepon, polisi pun bergegas menuju lokasi. Kedua pelaku pun ditangkap di malam yang sama. Beberapa waktu lalu, seorang politikus wanita India menuai kecaman karena pernyataannya yang menyalahkan kaum Hawa atas kasus-kasus pemerkosaan yang marak terjadi di negeri itu. Tak ayal, komentar Asha Mirge, anggota partai Nationalist Congress Party (NCP) ini menuai kecaman dari berbagai pihak termasuk dari partainya sendiri.Mirge yang juga merupakan anggota Komisi Hak-hak Wanita Maharashtra itu, menyoroti pemerkosaan brutal mahasiswi India di dalam sebuah bus yang melaju di New Delhi. Menurut wanita yang juga berprofesi sebagai dokter di tempat asalnya, Maharashtra itu, korban (Nirbhaya) seharusnya tidak keluar larut malam untuk nonton film ke bioskop bersama temannya.Mirge juga mengomentari pemerkosaan seorang fotografer di Shakti Mills, sebuah gedung kosong di jantung kota Mumbai beberapa waktu lalu. Dicetuskan Mirge, korban yang diperkosa bergiliran oleh beberapa pria itu, tak seharusnya membahayakan dirinya dengan berkunjung ke tempat kosong itu pada pukul 6 sore. "Apakah Nirbhaya harus pergi menonton film pada pukul 11 malam dengan temannya? Ambil contoh kasus pemerkosaan Shakti Mills. Kenapa korban pergi ke tempat kosong itu pada jam 6 sore?" kata politikus itu. "Pemerkosaan juga terjadi karena pakaian wanita, tingkah lakunya dan karena dia berada di tempat-tempat yang tidak semestinya," cetusnya. (NDTV/dtc/x)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Pesawat Air India Terlupakan 13 Tahun di Bandara Kolkata, Maskapai Bayar Parkir Rp 1,8 Miliar

Luar Negeri

Virus Mematikan Guncang India, 100 Orang Dikarantina

Luar Negeri

BMKG Belawan Peringatkan Gelombang Hingga 2,5 Meter di Perairan Sumut

Luar Negeri

BMKG: Musim Hujan Masih Berlangsung di Sumut, Waspadai Hujan Lokal

Luar Negeri

BMKG: Cuaca Sumut Didominasi Hujan Lebat, Waspada Gelombang Tinggi

Luar Negeri

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumut pada 8–15 Desember 2025