Korban Tewas Ledakan SPBU di Ghana Jadi 200 Orang

- Sabtu, 06 Juni 2015 12:34 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Accra (SIB)- Jumlah korban jiwa akibat ledakan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan banjir di Ibu Kota Ghana, Accra, mencapai 200 orang, demikian jumlah yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri Ghana, Kamis (4/6). Sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (5/6), kobaran api dahsyat terjadi beberapa jam setelah hujan lebat di Accra, sehingga mengakibatkan listrik padam di beberapa permukiman. Kebanyakan korban tewas telah dibawa ke 37 rumah sakit militer.

Sejauh ini masih belum jelas apa yang menyebabkan kebakaran di SPBU tersebut, yang dioperasikan oleh perusahaan minyak negara Ghana, GOIL. 

Beberapa saksi mata mengatakan ledakan itu terjadi akibat tumpahan bensin di permukaan air banjir, yang memicu api dari satu pusat perdagangan di dekatnya. Korban adalah mereka yang sedang bernaung di SPBU tersebut setelah berhari-hari hujan lebat sehingga memicu banjir luas dan melumpuhkan arus lalu-lintas di kota itu, kata saksi mata.

Petugas tanggap-darurat masih bekerja di lokasi kejadian untuk menemukan mayat yang tertimbun reruntuhan SPBU. Pada Kamis pagi, Presiden John Dramani Mahama menyampaikan belasungkawa kepada keluarga orang yang kehilangan nyawa akibat kebakaran tersebut. Ia menggambarkan jumlah korban tewas yang dilaporkan akibat kebakaran dan banjir itu sebagai bencana dan hampir tak pernah terjadi sebelumnya.

Menteri Dalam Negeri Mark Woyongo pada Rabu (3/6) telah menyatakan kejadian tersebut sebagai bencana nasional. Pertemuan darurat keamanan nasional diselenggarakan sejak Kamis sore, untuk menyusun strategis guna mencegah bencana semacam itu pada masa depan.

Pengelola rumah sakit militer tempat banyak korban tewas dikirim telah meminta keluarga korban agar datang untuk mengidentifikasi kerabat mereka.

Sementara itu, Dewan Kristen Ghana menyeru gereja anggotanya agar mengerahkan pemuda di tempat mereka untuk mendonorkan darah mereka ke rumah sakit yang menangani pasien banjir dan kebakaran. Seruan tersebut dikeluarkan oleh menteri kesehatan demi kesejahteraan rakyat Ghana untuk mendonorkan darah buat korban hujan lebat selama dua hari. Presiden Mahama telah mengadakan pertemuan darurat di Flagstaff House akibat bencana banjir dan kebakaran --yang telah melanda negara itu. (Ant/q)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

13 Ruko di Medan Labuhan Terbakar

Luar Negeri

Jelang Ramadan 1447 H, PT Socfindo Aek Loba Berbagi Tali Asih kepada Warga Kurang Mampu di Desa Sengonsari

Luar Negeri

Sambut Ramadan 1447 H, Lapas Rantauprapat Bakti Sosial Bersihkan Pekarangan Masjid Raya Al-Ikhlas

Luar Negeri

15 Rumah Terendam Banjir di Aekkanopan

Luar Negeri

Mayat Pria Ditemukan di Jalan Bintang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Luar Negeri

Kepala LLDikti I Sebut Politeknik Unggul LP3M Taat Asas, Tepis Isu Kampus Tutup dan Fitnah Korupsi