Kairo (SIB)- Abdullah Morsi, putra presiden terguling Mesir, Mohamed Morsi, sempat ditahan polisi atas dugaan kepemilikan ganja. Namun sehari kemudian, pemuda berusia 19 tahun ini dibebaskan polisi. Kepolisian setempat mengaku menemukan dua linting ganja yang dibawa oleh Abdullah Morsi dan seorang temannya. Keduanya tertangkap basah memiliki ganja tersebut saat diperiksa di dalam sebuah mobil yang diparkir di pinggiran Provinsi Qalyubia, sebelah utara Kairo pada Sabtu (1/3) kemarin.Keduanya ditahan selama satu hari sebelum polisi akhirnya membebaskan mereka. Menurut polisi, hal ini disepakati setelah kedua pemuda tersebut bersedia memberikan sampel urine mereka untuk diperiksa. Hasilnya belum dirilis hingga saat ini. Demikian seperti disampaikan sumber pengadilan setempat dan dilansir AFP, Senin (3/3/2014).Menanggapi informasi ini, putra Morsi lainnya, Osama menyampaikan bantahan. Menurutnya, kasus ini hanyalah rekayasa otoritas setempat. Osama menilai penangkapan saudara laki-lakinya hanya upaya otoritas Mesir untuk menodai nama besar keluarganya.Sementara itu, sang ayah Morsi dan rekan-rekannya dari Ikhwanul Muslimin telah menjadi target pemerintahan Mesir yang baru semenjak penggulingan Morsi pada 3 Juli 2013 lalu. Amnesty International menyebut bahwa lebih dari 1.400 orang tewas dalam aksi kekerasan yang terjadi di Mesir akibat penggulingan tersebut. Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan pendukung Morsi.Saat ini, Morsi dan sejumlah pemimpin Ikhwanul Muslimin lainnya tengah menjalani serangkaian persidangan atas sejumlah dakwaan yang dijeratkan pemerintah terhadap mereka. (AFP/dtc/w)