Koran dan Televisi Masih Laris Jadi Sumber Informasi

- Rabu, 19 Maret 2014 11:29 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/03/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Washington (SIB)- Warga Amerika mungkin telah dikuasai gadget. Namun, sumber informasi "lama" ternyata masih banyak peminat. Sebuah survei yang dilansir pada Senin (17/3/2014) menyebutkan, orang-orang dewasa di Amerika Serikat cenderung tak menggunakan satu perangkat untuk mengikuti perkembangan kabar terbaru."Warga Amerika rata-rata melaporkan bahwa selama seminggu yang lalu mereka mengikuti berita menggunakan empat perangkat atau teknologi yang berbeda," kata survei tersebut. "Mayoritas orang Amerika dari segala generasi menggabungkan sumber dan teknologi untuk mendapatkan berita selama sepekan," kata Media Insight Project, sebuah inisiatif dari American Press Institute dan Associated Press-NORC Center for Public Research.Survei itu menyatakan pula bahwa bagi banyak orang Amerika, media tradisional masih lebih dipercaya ketimbang blog berita maupun jejaring media sosial. Sebanyak 80 persen responden menyatakan mereka lebih senang mendapatkan informasi langsung dari lembaga media seperti koran, saluran televisi berita, situs, maupun kantor berita, daripada dari agregator maupun media sosial.Faktor kepercayaan juga menjadi salah satu materi survei. Sebagian besar orang Amerika, menurut survei ini lebih memercayai sumber berita tradisional. Rinciannya, 43 persen menyatakan percaya dengan informasi dari media massa tradisional adalah benar dan 44 persen menyebutkan cukup memercayai sumber informasi tradisional.Sebaliknya, hanya 15 persen responden yang mengatakan memiliki kepercayaan tinggi atas berita yang disebar melalui jejaring media sosial dan 27 persen yang memiliki kepercayaan tinggi atas berita dari media elektronik dan sejenisnya. "Berlawanan dengan gagasan bahwa orang sekarang cenderung memercayai sumber berita yang berbagi sudut pandang mereka, temuan ini menunjukkan tingkat kepercayaan tertinggi adalah untuk berita yang tak banyak memberikan opini editorial di dalamnya, seperti berita televisi dan layanan kantor berita."Survei menggunakan 1.492 responden warga dewasa Amerika Serikat, digelar pada kurun 9 Januari hingga 16 Februari 2014. Rentang kesalahan untuk survei ini adalah plus minus 3,6 persen. Dari survei ini didapatkan pula bahwa 89 persen responden berusia antara 40-59 tahun dan 95 persen responden berusia minimal 60 tahun menyatakan mendapatkan berita dari televisi. Untuk usia 18 sampai 29 tahun, sumber informasi dari televisi menjadi rujukan bagi 76 persen responden. Lalu, tiga perempat dari mereka yang berusia minimal 60 tahun mengaku masih membaca koran. Sementara itu, hanya 47 persen dari mereka yang berada di rentang usia 18 sampai 29 tahun mengaku membaca koran untuk mendapatkan informasi. (AFP/kps/q)Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 19 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Dameria Pangaribuan : Dukungan Praeses HKBP Distrik Medan-Aceh Jadi Sumber Energi Baru

Luar Negeri

Arsip Sumber Informasi dan Data untuk Pengambilan Keputusan

Luar Negeri

Pemko akan Perbaiki Kerusakan Jalan Demokrasi dan Jalan Sumber Jaya II

Luar Negeri

Jalan Sumber Jaya II dan Jalan Demokrasi P Siantar Rusak

Luar Negeri

Tim Monitoring Provinsi Kunjungi Kelurahan Sumber Karya Binjai

Luar Negeri

Kemarau Panjang, 7 Umbul Sumber Mata Air PDAM Tirta Lihou Simalungun Surut