Hidup Makin Mahal atau Murah?

- Jumat, 21 Maret 2014 12:56 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/03/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
London (SIB)- Seperti biasa, menjelang akhir Maret, warga Inggris diramaikan dengan pengumuman anggaran penerimaan dan belanja pemerintah yang secara resmi dimulai pada 1 April 2014. Seperti biasa pula, pemerintah berpendapat rancangan anggaran 2014 bagus sedangkan oposisi mengecamnya buruk.Menteri Keuangan dari Partai Konservatif, George Osborne, saat mengumumkannya di parlemen -sambil membawa tas merah yang menjadi tradisi di Inggris- mengatakan anggaran itu sebagai bagian dari rencana jangka panjang Inggris.Menurutnya, anggaran akan menciptakan lapangan kerja baru, membantu orang mendapat pekerjaan dan memberi imbalan bagi orang yang lebih suka menabung. Namun menteri keuangan bayangan dari kubu oposisi Partai Buruh, Ed Miliband, menilai anggaran akan membuat orang lebih miskin dan sejak tahun 2010 sudah terjadi 24 kali kenaikan pajak.Dampak Langsung PajakPajak adalah salah satu yang terpenting dalam setiap pengumuman anggaran karena pemungutan pajak yang efektif di Inggris sehingga kenaikan dan penurunan pajak akan langsung mempengaruhi anggaran penerimaan dan belanja keluarga.Secara umum tidak ada kenaikan pajak penghasilan kecuali untuk kelompok-kelompok berpenghasilan tinggi. Bahkan kelompok miskin mendapat kemudahan karena pagu pendapatan yang bebas pajak dinaikkan sedikit. Namun beberapa pajak penjualan berubah.Para peminum bir -ini soal besar bagi masyarakat Inggris- misalnya boleh sedikit tersenyum karena mendapat pemotongan namun perokok makin berkerut karena pajaknya naik 2%. Yang paling gembira adalah pemain bingo -yang biasanya menjadi kegiatan rutin para pensiunan dan kaum ibu- karena pajaknya dipotong sampai setengah. Sedangkan pajak BBM tidak jadi naik dan pemerintah juga akan menyediakan paket bantuan biliunan ponudstreling untuk energi -yang tarifnya sudah dinaikkan perusahaan penyedia jasa.Baik atau Buruk?Sebagai warga Indonesia yang bekerja di Inggris, saya pun wajib membayar pajak walau tak terlalu niat menghitung-hitung, seperti sejumlah orang lainnya. Tapi di situs BBC ada semacam aplikasi mesin hitung sederhana untuk melayani para warga Inggris yang ingin mendapatkan gambaran tentang kualitas kehidupannya di bawah anggaran baru.Jadi tak ada salah mencobanya dan kalau Anda mau mencoba juga, silahkan klik kalkulator anggaran. Nah berdasarkan kalkulator BBC, maka sepanjang tahun anggaran 2014-2015 saya akan menghemat Pound 279 atau sekitar Rp4,5 juta. Lumayan, kalau seandainya kalkulator itu benar. (BBC/q)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

PGI Tolak PSN Merauke, Dinilai Abaikan Hak Masyarakat Adat dan Lingkungan

Luar Negeri

Didemo Mahasiswa, DLH Deliserdang Terbitkan SPT ke Tiga Perusahaan Diduga Cemari Lingkungan

Luar Negeri

Atasi Tantangan Lingkungan Hidup, Pemko Berkolaborasi dengan Kampus

Luar Negeri

Yahdi Khoir Harahap: Tak Patuh Aturan Kelola Limbah, PT SAS di Batubara Direkomendasikan Ditutup

Luar Negeri

Polda Sumut Gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2026

Luar Negeri

Pemkab Simalungun Alokasikan Anggaran "Outsourcing" Rp 3,5 M