Kopilot MH370 Ternyata Baru 6 Kali Terbangkan Pesawat Jenis Boeing 777

- Selasa, 25 Maret 2014 17:32 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/03/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Kuala Lumpur (SIB)- Kopilot pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 ternyata belum lama menerbangkan pesawat jenis Boeing 777. Kopilot Fariq Abdul Hamid baru enam kali menerbangkan pesawat Boeing 777 yang merupakan jenis pesawat yang hingga kini masih hilang. Kendati demikian, CEO MAS Ahmad Jauhari Yahya memastikan bahwa pelatihan Kopilot Fariq sangat ketat. Demikian seperti dilansir Straits Times, Senin (24/3/2014).Dalam konferensi pers kepada wartawan di Kuala Lumpur, Ahmad Jauhari juga menuturkan bahwa pilot MH370 Kapten Zaharie Ahmad Shah yang lebih berpengalaman dari Fariq, merupakan seorang penguji Boeing 777. Hal ini tentu menunjukkan keahlian Kapten Zaharie dalam menerbangkan pesawat jenis tersebut.Informasi yang disampaikan Ahmad Jauhari ini berkaitan dengan penyelidikan insiden hilangnya MH370 yang hingga kini masih dilakukan kepolisian Malaysia. Semua kemungkinan dan motif pemicu hilangnya MH370 masih menjadi fokus penyelidikan polisi, termasuk salah satunya dugaan bunuh diri pilot pesawat.Selain menyelidiki latar belakang pilot dan kopilot MH370, polisi juga menyelidiki latar belakang seluruh awak, penumpang serta staf lapangan pesawat tujuan Beijing tersebut.Yang terbaru, kepolisian Malaysia dilaporkan telah menginterogasi lebih dari 100 orang terkait penyelidikan ini. Menurut Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar, pihak-pihak yang telah diinterogasi antara lain keluarga penumpang, kemudian istri Kapten Zaharie, serta sejumlah pejabat Departemen Penerbangan Sipil Malaysia (DCA) dan pejabat Angkatan Udara Malaysia (RMAF).Mengenai hasil interogasi, Abu Bakar menyatakan pihaknya tidak bisa mengungkapkannya kepada media. Alasannya, pengungkapan hal ini akan mengganggu dan membahayakan penyidikan ke depannya. Namun Abu Bakar menyatakan kepolisian masih belum mengesampingkan dugaan empat kemungkinan yang memicu hilangnya MAS MH370, yakni pembajakan, sabotase, masalah personal dan masalah psikologi. Dalam keterangannya, Ahmad Jauhari menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada permintaan tebusan ataupun adanya klaim dari pihak-pihak yang mengaku bertanggung jawab atas hilangnya MH370 pada 8 Maret lalu. Tidak ada juga sinyal darurat dari MH370 yang ditangkap oleh satelit mana pun. (ST/dtc/q)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Bahas Mantan Presiden Korsel, Pilot-Kopilot Korean Air Adu Jotos

Luar Negeri

Pilot-Kopilot Batik Air Tidur 28 Menit di Penerbangan Kendari-Soetta

Luar Negeri

KKB Tembaki Pilot-Kopilot SAM AIR Saat Mendarat di Nduga Papua

Luar Negeri

Sepanjang 2018, BEI Kedatangan 200 Ribu Investor Saham Baru

Luar Negeri

Polri: Teror Masih Jadi Ancaman Serius Jelang Natal dan Tahun Baru

Luar Negeri

AKBP Faisal Napitupulu SIK Kapolres Asahan yang Baru