Nepal Berencana Bagikan Kartu Perdana Gratis Bagi Pendaki

- Jumat, 28 Maret 2014 18:19 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/03/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Kathmandu (SIB)- Nepal berencana untuk mendistribusikan kartu perdana gratis kepada para pelancong yang mengunjungi daerah-daerah terpencil, kata para pejabat, Kamis (27/3), setelah beberapa pelancong asing diserang atau hilang dalam beberapa tahun terakhir.Nepal yang merupakan lokasi delapan dari 14 gunung tertinggi di dunia termasuk Mount Everest dikunjungi ribuan pendaki dan pelancong asing setiap tahunnya. Tapi pembunuhan atau hilangnya pelancong tunggal telah memunculkan keprihatinan tentang keamanan wisatawan."Ketika seorang pelancong hilang, akan menjadi mudah  mengetahui lokasinya dengan melacak kartu perdananya," kata Sharad Pradhan, seorang pejabat senior Lembaga Wisata Nepal. "Para pelancong yang berada dalam kesulitan juga dapat menghubungi kami di beberapa nomor yang ditentukan untuk memperoleh bantuan atau pertolongan."Pendaki gunung dan pelancong berkelompok biasanya didampingi oleh pendamping lokal. Tapi ribuan orang yang melancong sendiri ke kawasan-kawasan terpencil Himalaya atau taman nasional membuat sulit dilakukannya penyelamatan darurat atau bantuan saat yang bersangkutan mengalami kesulitan sulit dilakukan, kata pihak berwenang. Kartu perdana gratis akan menguntungkan sekitar 30 ribu pelancong tunggal yang pergi ke daerah-daerah terpencil setiap tahun. Kartu itu akan diserahkan kepada mereka dengan izin mereka.Hampir 14 persen dari 800 ribu wisatawan ke Nepal tahun lalu datang untuk melakukan pendakian. Pariwisata menyumbang empat persen terhadap produk domestik bruto dan mempekerjakan setengah juta orang di negara yang sangat miskin itu. Serangan atau hilangnya wisatawan perseorangan di daerah terpencil telah mencoreng citra Nepal di pasar pariwisata Barat.Puncak pendakian dan musim mendaki gunung di Nepal dimulai pada bulan Maret dan berlanjut sampai Mei atau awal Juni, ketika musim hujan tahunan dimulai dan membuat jalan di sepanjang kawasan Himalaya berisiko. (Ant/Rtr/ r)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Mantan Ketua MA Sushila Karki Dilantik Jadi PM Nepal

Luar Negeri

Nepal Dilanda Kekacauan, Gedung Pemerintah Dibakar, Politisi Diserang

Luar Negeri

Mengungkap Penyebab Ratusan Mayat Dibiarkan di Gunung Everest

Luar Negeri

WWF Catat Kemajuan Besar dalam Jumlah Harimau Liar di Dunia

Luar Negeri

Kecelakaan Pesawat di Nepal, 18 Tewas dan Pilot Selamat

Luar Negeri

Gempa Guncang Nepal, 157 Orang Tewas 199 Terluka