Kairo (SIB)- Salah satu Calon Presiden Mesir serta penantang serius otak kudeta Abdel Fattah El Sisi, Hamdeen Sabbahi dilaporkan akan segera menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Mesir. Tokoh sayap kiri ini diduga menerima dana ilegal dari salah satu perusahaan swasta di Mesir. Dana tersebut digunakan untuk kampanye Presiden Mesir.Juru Kampanye Sabbahi, Maasum Marzouk segera berkomentar atas tuduhan yang dialamatkan kepada salah satu pengkritik vokal eks Presiden Mesir Mohamed Morsi itu. Menurutnya, tuduhan untuk mematikan Sabbahi sudah ada sejak 2012."Jaksa pada saat itu tidak bisa membuktikan apa-apa, upaya serupa untuk mencemarkan nama baiknya sedang dilakukan kembali," kata Marzouk, seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (2/4).Dalam Pemilu Mesir yang akan dihelat pada Mei nanti, Sabbahi digadang-gadang menjadi calon kuat untuk menghadang langkah El Sisi menjadi Presiden. Dia pun bukan pertama kali ikut dalam pemilu Presiden. Pada 2012, Sabbahi juga pernah bertarung merebutkan posisi orang nomor satu di Mesir. Namun dia kalah oleh Mohamed Morsi dan hanya menduduki posisi ketiga. (Al Jazeera/okz/q)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.