Asian Agri Kenalkan Program Kemitraan Petani Swadaya kepada Masyarakat Madina

- Kamis, 10 Maret 2016 13:23 WIB
Panyabungan (SIB)-  Asian Agri ikut meramaikan Pameran Pembangunan dalam rangkaian Hari Jadi ke-17 Kabupaten Mandailing Natal (Madina), di Madina dengan memamerkan contoh kecambah kelapa sawit sekaligus mengenalkan program kemitraan petani swadaya. "Asian Agri melihat Kabupaten Madina memiliki potensi di bidang perkebunan. Madina juga dikenal sebagai daerah penghasil komoditi kelapa sawit di Sumut. Dalam kesempatan ini, Asian Agri ingin berperan aktif bermitra melalui Koperasi Pengembangan USU sebagai mitra usaha yang beroperasional di Madina. Kemitraan bersama masyarakat petani akan diwujudkan melalui program kemitraan petani swadaya," ucap Head Social, Security & License Asian Agri Supriadi didampingi Humas Asian Agri, Lidia Veronika Ginting, Senin (7/3). Supriadi menambahkan, kemitraan petani swadaya Asian Agri terjalin sejak tahun 2011, dengan luasan puluhan ribuan hektare dan ribuan kepala keluarga (KK) petani swadaya yang tersebar di tiga propinsi, yakni Sumut, Riau dan Jambi. "Manfaat program petani swadaya bersama Asian Agri sangat banyak dirasakan petani. Salah satunya, petani-petani akan diberikan edukasi, pelatihan dan pemahaman dalam penanaman dan perawatan kebun kelapa sawit yang baik dan berstandar. Keuntungannya adalah hasil produksi sawit meningkat dan berkualitas," ucapnya. Supriadi menyebutkan, dalam momen pameran pembangunan, Asian Agri menghadirkan mitra petani swadaya, Sunarno (Ketua Kelompok Petani Amanah asal Riau) yang telah merasakan manfaat dan hasil kerjasama dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang mengelola 160 ribu hektare dengan rincian 100 ribu hektare kebun inti dan 60 ribu hektarr kebun plasma (masyarakat). Sementara itu, Head CSR Asian Agri Rafmen melalui Humas Lidia Veronika Ginting menambahkan, kemitraan petani swadaya yang telah terbina sejak tahun 2011 berjumlah 18.601 hektare yang tersebar di Sumut dengan luas 6.415 hektare, Riau 6.802 hektare dan Jambi 5.385 hektare. Sementara jumlah Kepala Keluarga (KK) yang dibina Asian Agri sebanyak 5.614 KK, yakni untuk Sumut 1.578 KK, Riau 2.608 KK dan Jambi 1.428 KK. Data petani swadaya tersebut sampai akhir bulan Desember 2015. "Program pembinaan petani swadaya masih berlanjut di tahun 2016. Kita menargetkan hingga akhir 2016 sebesar 23.601 hektare atau diupayakan ada penambahan 5.000 hektare luasan petani swadaya yang akan dibina untuk tiga provinsi, yakni Sumut 2.000 hektare, Riau 1.000 hektare dan Jambi 2.000 hektare," ucap Lidia. (Rel/R5/f)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Wanita Asal NTT Ditemukan Tewas Tergantung di Medan Sunggal

Martabe

Dua Oknum Kepling di Medan Barat Terseret Kasus Narkoba, Anggota DPRD Minta Pemko Bertindak

Martabe

Pemko Medan Bahas Penataan Penjualan Daging Nonhalal Bersama Tokoh Masyarakat

Martabe

Korban Keracunan Mie Tek Tek di Sibolga Minta Kasus Diusut

Martabe

Kejati Sumut Kembalikan Aset PT KAI Senilai Rp55,8 Miliar

Martabe

BBPOM Medan Temukan Dua Takjil Mengandung Formalin