Keluarga Mohon Kepedulian Pemerintah

20 Nelayan Pantai Labu Masih Ditahan Polisi Diraja Malaysia

- Jumat, 10 Januari 2014 14:49 WIB

Warning: getimagesize(): SSL operation failed with code 1. OpenSSL Error messages: error:0A000438:SSL routines::tlsv1 alert internal error in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(): Failed to enable crypto in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/01/hariansib_20-Nelayan-Pantai-Labu-Masih-Ditahan-Polisi-Diraja-Malaysia.jpg): Failed to open stream: operation failed in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/ist
Ilustrasi
Deli Serdang (SIB)- Hingga kini, 20 nelayan asal Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang diantaranya Alwatan alias Siken (35), Jul Amri (29), Erwin (33), Amrun (38), Uyung (38) dan Abdul Murat (25) tak kunjung pulang pasca ditangkap Polisi Diraja Malaysia karena menangkap ikan di perairan negeri jiran itu pada Agustus tahun lalu.Padahal, para nelayan itu dikabarkan akan bebas dari penjara Malaysia pada akhir Desember lalu. Keluarga para nelayan berharap, pemerintah peduli akan nasib  keluarga mereka yang masih ditahan di Malaysia.Permohonan itu disampaikan Ria (20), isteri Abdul Murat yang sedang hamil 7 bulan itu, Rabu (8/1) kepada wartawan di rumahnya. Informasi yang didengarnya, 13 Januari mendatang rombongan suaminya yang ketika ditangkap membawa boat milik M Alvin (43) akan bebas dari penjara Malaysia. Namun belakangan beredar kabar jika hukuman suaminya dan kawannya akan ditambah lima bulan lagi. Akibatnya kelahiran anak yang sedang dikandungnya, tidak akan didampingi suaminya.Sedangkan Karlina, isteri Erwin dan Siti Rahma kakaknya Jul Amri mengungkapkan, mereka sudah memperingatkan keluarganya agar tidak memasuki perairan Malaysia. Namun karena ikan lebih banyak disana, nelayan rombongan Erwin dan Jul Amri pun nekad menangkap ikan di wilayah perairan Malaysia. Akibatnya mereka ditahan di Malaysia.Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Pantai Labu, Sanusi mengatakan persoalan nelayan asal Pantai Labu sudah dibahas pada acara kenduri nelayan yang dilaksanakan di Pantai Sri Mersing, Sergai pada Selasa (7/1) lalu. Diakui Sanusi, seharusnya akhir Desember tahun lalu para nelayan itu sudah pulang. Namun menurut kabar yang beredar diantara para nelayan sudah beberapa kali membuat surat pernyataan tidak masuk ke perairan Malaysia lagi, namun mereka tetap nekat. Meski begitu, pihaknya akan berupaya membantu para nelayan itu agar segera dipulangkan. (A25/ r)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Pasokan Berkurang, Harga Ikan Laut di Sumut Mengalami Kenaikan

Martabe

Personil Sat Polairud Tanjungbalai Bantu Perbaiki Mesin Kapal Nelayan

Martabe

Bupati Serahkan Bantuan Perikanan untuk Nelayan di Nias

Martabe

Desa Percut dan Paluh Sibaji di Deliserdang Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Martabe

Satnarkoba Polres Batu Bara Tangkap Dua Nelayan dan Satu Pedagang di Tanjung Tiram

Martabe

Diduga Hirup Uap Beracun, 2 Nelayan di Belawan Tewas