Demo LSM dan Wartawan

Pansus DPRD Tapteng Diterpa Isu Suap Miliaran Rupiah Terkait Dugaan Korupsi di Diskanla

- Jumat, 03 Juni 2016 19:05 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Ratusan aktivis dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan wartawan media cetak serta elektronik berunjukrasa ke Kantor DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (2/6). Berbagai tuntutan yang mengarah kepada Ketua DPRD, disuarakan, salah satunya dugaan suap dari Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Tapteng, terkait berhentinya rekomendasi Pansus DPRD atas dugaan korupsi miliaran rupiah di Diskanla Tapteng Tahun Anggaran (TA) 2014..Aksi para kuli tinta itu dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan menggunakan sound system yang diangkut menggunakan mobil pick-up, satu spanduk dan belasan poster yang berisi berbagai tuntutan, seperti meminta KPK, Poldasu dan Kejatisu untuk mengusut dugaan suap tersebut.Selain itu, aksi massa yang dimotori Irwansyah Daulay (LSM P2KN), Parulian Lumbantobing (Pluto), Simon Situmorang, Herbert Sitohang, Dohar Franklin Sianipar, Binahati Ziliwu, Parulian Lumbantobing, Aminuddin Zega, Rizal Zalukhu, Amin Tanjung, Makmur Pakpahan dan Imran Steven Pasaribu (Fowal) meminta KPK agar melanjutkan proses penyelidikan maupun penyidikan terhadap Ketua DPRD, Bakhtiar Ahmad Sibarani terkait kasus suap Akil Mukhtar.Salah seorang orator, Benny Hutauruk, mengatakan Pansus DPRD Tapteng yang diketuai Antonius Hutabarat (Fraksi Hanura) terkait dugaan kasus korupsi di Diskanla berhenti tanpa sebab. Padahal Pansus yang mengusut 9 item pengerjaan TA 2014 itu sudah memanggil Kadis Kelautan Perikanan, Alamsyah Sitompul, termasuk para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau Pimpinan Proyek (Pimpro) di dinas tersebut.Benny mengaku sudah mengonfirmasi langsung Ketua Pansus  Antonius Hutabarat, yang mengungkapkan hasil Pansus sudah diserahkan ke pimpinan DPRD, Darma Bhakti Marbun (Fraksi Golkar), namun oleh Darma Bhakti Marbun kemudian menyerahkan kepada Ketua DPRD, Bakhtiar Ahmad Sibarani. "Lalu mengapa hasil Pansus tidak diteruskan ke penegak hukum ? Ada apa ini," lanjutnya, seraya mendesak KPK, Kejatisu atau Poldasu untuk mengusutnya.Aksi unjukrasa berjalan aman sampai selesai, selanjutnya massa makan bersama di depan kantor DPRD untuk membuktikan kebulatan tekad, bahwa aksi itu didorong keinginan yang kuat memberantas korupsi dan duit untuk membeli nasi juga dikumpulkan dari rekan rekan wartawan dan LSM sendiri. Menurut Irwansyah Daulay, aksi massa akan terus berlanjut sampai penegak hukum mengusut dugaan suap di Pansus tersebut.(Tim/c)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Pria 41 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Parapat

Martabe

Pelajar SMP Tewas Disambar Kereta Api di Medan Denai

Martabe

Nyaris Bentrok, Ratusan Mahasiswa Demo Minta Walikota Medan Jangan Jadi Budak Oligarki

Martabe

Anggota DPRD Deliserdang Sesalkan Tukar Uang Rupiah Baru di Lapangan Merdeka Medan Pasang Tarif 30 Persen

Martabe

Polres Labuhanbatu Musnahkan Sabu 30 Kilo dan 29.826 Butir Ekstasi

Martabe

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas