Tarutung (SIB)- Tiga unit rumah ludes terbakar di kawasan pemukiman padat penduduk di Gang Saroha II Jalan TD Pardede, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu (24/7) sekira pukul 10.00 WIB, sehingga sangat mengejutkan warga di siang bolong tersebut.Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun dua petugas pemadam kebakaran (Damkar) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tarutung karena pingsan saat melaksanakan tugasnya memadamkan kobaran api.Peristiwa itu menyedot perhatian ribuan warga Tarutung yang datang ke tempat peristiwa untuk menyaksikan kejadian. Upaya pemadaman yang dilakukan petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Taput mendapat kendala karena tidak ada jalan masuk mobil pemadam hingga ke titik api.Petugas terpaksa menarik selang dari Jalan TD Pardede dan gang di sebelah lokasi kebakaran untuk dapat memadamkan api. Sementara warga sekitar secara beramai-ramai membantu pemadaman dan memindahkan barang-barang dari dalam rumah yang terbakar.Kerugian yang ditimbulkan mencapai ratusan juta rupiah, namun sumber api belum diketahui karena masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian. Dugaan sementara api berasal dari salah satu rumah yang saat itu ditinggal pergi oleh pemiliknya. Untuk mengamankan area, aparat keamanan memasang police line."Begitu kebakaran terjadi, saya yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian langsung mengerahkan warga mengambil ember masing-masing untuk memadamkan kobaran api. Api sangat cepat berkobar. Atas kerjasama masyarakat dan petugas pemadam kebakaran, akhirnya api berhasil dipadamkan walau harus merusak rumah lainnya yang terbuat dari kayu," ujar Camat Tarutung Anas Siagian kepada wartawan di lokasi kejadian.Tiga rumah yang hangus terbakar yakni dua rumah kopel milik Ny Simamora boru Situmorang (65) pensiunan bidan. Satu lagi rumah toko milik Boru Aritonang (toko anggrek). Selain itu satu rumah milik F Sagala (60) pensiunan BRI terpaksa dirusak untuk menjaga rembesan api ke rumah lainnya."Peristiwa ini sangat mengejutkan masyarakat Tarutung yang kebetulan suasana hari Minggu yang banyak pergi ke gereja. Untuk saat ini belum bisa kita tanya harta benda apa yang habis terbakar. Makanya kami belum dapat memastikan total kerugian," ujar Camat Tarutung. (BR5/q)