Posko Pengungsi Gunung Sinabung Krisis Makanan

- Minggu, 12 Januari 2014 22:52 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/01/hariansib_Posko-Pengungsi-Gunung-Sinabung-Krisis-Makanan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Sonry Purba
Salah satu gudang logistik di Posko Utama Erupsi Gunung Sinabung terlihat kosong.
Tanah Karo (SIB)- Sejak beberapa hari terakhir bantuan ke Posko Utama Tanggap Darurat Erupsi Gunung Sinabung terlihat berkurang, bahkan hampir bisa dikatakan tidak ada. Hal ini berimbas dengan minimnya stok logistik makanan yang ada di posko tersebut.Informasi dihimpun SIB, dalam dua hari terakhir, dapur utama yang ada di posko yang ditangani Pemkab Karo ini tidak melakukan aktivitas masak memasak untuk kebutuhan para relawan dan sejumlah petugas yang berada di posko.Komandan Tanggap Darurat Erupsi Gunung Sinabung, Sabarina Br Tarigan dikabarkan berada di Jakarta. Wanita yang juga Plt Asisten II Pemkab Karo ini mencoba melobi Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra) untuk menurunkan bantuan ke Karo. “Ini bukan lagi menipis, tapi krisis. Silahkan lihat sendiri ke gudang depan,” tukas salah seorang petugas posko.Di Posko Utama Tanggap Darurat Erupsi Gunung Sinabung ini digunakan sebagai salah satu penyimpanan logistik sebelum disalurkan ke 37 posko pengungsian yang kini sudah menampung 24.949 jiwa pengungsi.Krisis logistik makanan yang dialami posko utama ini tidak langsung berimbas ke semua posko pengungsian. Seperti di Masjid Agung Kabanjahe. Logistik yang tersimpan masih mampu menutupi kebutuhan pengungsi selama tujuh hari ke depan.“Logistik yang tersimpan disini memang kebanyakan bantuan dari donatur yang langsung menyerahkannya kemari,” ujar Koordinator Posko Pengungsian Masjid Agung Kabanjahe, Suanto Sitepu, saat ditemui wartawan di poskonya, Jumat (10/1) sore.Sementara, Posko Klasis GBKP Kabanjahe yang membawahi 13 posko pengungsian, juga logistik makanan yang tersedia semakin menipis. “Lihat saja logistik yang tersedia. Sudah menipis. Biasanya itu penuh. Krisis yang dialami sekarang air mineral, sayur-sayuran, bumbu-bumbu dan beberapa makanan lainnya,” ujar Koordinator Posko, Agustinus Purba.Wakil Komandan Tanggap Darurat Erupsi Gunung Sinabung, Ronda Tarigan, saat dikonfirmasi wartawan mengaku tengah mengupayakan penambahan logistik tersebut. Ia juga membenarkan Komandan Tanggap Darurat Erupsi Gunung Sinabung, Sabarina Br Tarigan tengah berada di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta.Namun, saat ditanya mengenai kondisi salah satu gudang logistik yang kosong, Ronda membantah terjadinya krisis logistik. “Saya baru cek ke logistik di belakang, sayur-sayuran udah masuk. Kol, jipang, udah penuh,” katanya. (B1/d)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

WFH dan WFA sebagai Instrumen Strategis Penghematan BBM dalam Menghadapi Krisis Energi Global

Martabe

Pemprov Sumut Targetkan Zero Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran

Martabe

Filipina Terapkan Kerja 4 Hari Sepekan Dampak Krisis Minyak

Martabe

Antrean Panjang BBM di SPBU Krakatau Medan Picu Kemacetan

Martabe

DPRD SU Kecam Tindakan Penghalangan Tugas Wartawan di Posko Pengungsian Tapteng

Martabe

Posko Pengungsi Hutanabolon Perlahan Dikosongkan Secara Bertahap