Berastagi (SIB) -Guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Karo, sejumlah lokasi objek wisata favorit di Kabupaten Karo, khususnya di kota wisata Berastagi akan diprioritaskan penataannya termasuk Bukit Gundaling, Open Stage komplek Taman Mejuah-Juah Berastagi, penatapen Sipiso-Piso dan Tongging.Hal itu dijelaskan Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, di saat melihat objek wisata Bukit Gundaling dan open stage Taman Mejuah-Juah Berastagi, Senin (14/11) didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo, Dinasti Sitepu, SSos dan anggota DPRD Karo. Bupati Karo juga mengakui bahwa penataan sejumlah objek wisata di Kabupaten Karo belum menjadi prioritas. Saat ini baru lokasi open stage Taman Mejuah-Juah Berastagi yang sedang dibenahi.Menurutnya dalam APBD Karo 2017 mendatang, sejumlah objek wisata Kabupaten Karo akan dianggarkan penataannya. Bukit Gundaling, akan dibenahi berkelas internasional. Masyarakat akan dilibatkan dan diberdayakan dalam penataan tersebut. Pembenahan dan penambahan infrastruktur untuk menunjang peningkatan kunjungan penikmat wisata mutlak dilakukan agar ke depan wisatawan tetap betah berkunjung ke Kabupaten Karo, ujarnya.Ia mengakui infrastruktur jalan, sarana dan prasarana pendukung lainnya di destinasi-destinasi pariwisata perlu dioptimalkan dan ditindaklanjuti melalui dinas terkait, seperti Disbudpar, pertamanan dan Dinas PUD.Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Karo diminta untuk memperbanyak atraksi budaya yang berkualitas dan bisa menarik kunjungan wisatawan di gedung kesenian yang saat ini sedang dalam tahap pembenahan. "Disbudpar untuk menambah konten atraksi-atraksi budaya berkelas nasional maupun internasional. Jadi, semakin banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung ke Kabupaten Karo," ujar Terkelin Brahmana.Menyikapi instruksi Bupati Karo, Kepala Disbudpar Dinasti Sitepu mengatakan segera menyiapkan atraksi seni dan budaya yang menarik di setiap destinasi wisata di wilayah itu untuk menarik animo wisatawan. "Atraksi seni budaya akan kami perbanyak, terutama pada akhir pekan. Tujuannya, kota wisata Berastagi tidak hanya ramai pada saat hari biasa, namun akhir pekan juga lebih ramai wisatawan yang datang," katanya.Ia mengatakan penambahan atraksi seni budaya akan dilakukan melalui dukungan pada APBD 2017. Namun, pihaknya membuka kran bagi komunitas maupun pegiat seni yang ingin menampilkan atraksi terbaiknya, terutama di berbagai objek wisata Kabupaten Karo, ujarnya."Sektor jasa kepariwisataan seperti transportasi, hotel, restoran, rumah makan dan suvenir terus dikembangkan, agar minat wisatawan semakin meningkat. Disamping pembenahan dan pengembangan objek wisata yang indah dan eksotis juga dibutuhkan sumber daya manusia yang memadai untuk memajukan sektor kepariwisataan, termasuk meningkatnya kelompok masyarakat sadar wisata sebagai pioner yang akan mensosialisasikan dan mempromosikan sejumlah objek wisata di daerah ini," ungkap Dinasti. (B02/d)