Simalungun (SIB) - Setidaknya ada 4 titik longsor di Silau Huluan Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun yang terjadi baru-baru ini. Parahnya, sebagian longsor mengikis badan jalan sehingga berpotensi melumpuhkan jalur transportasi.Kepala Desa Silau Huluan Edi Sinaga didampingi Pdt Jakardo Damanik STh, Selasa (14/1) mengutarakan, belakangan ini 3 titik longsor semakin parah. Bencana alam tersebut muncul di daerah Silau Huluan, Sipalguk, Rindung dan Marjandi Dolok. Sebagian tanah perbukitan ambruk menutupi ruas jalan.Masyarakat setempat berusaha melakukan gotongroyong membersihkan tumpukan tanah longsor yang menutupi badan jalan. Bahkan masyarakat mengumpulkan dana Rp 40 ribu per-kepala keluarga untuk digunakan menyewa alat berat berupa bulldozer membantu membersihkan tumpukan tanah di badan jalan.Menurut mereka, sejumlah ruas jalan nyaris putus akibat gerusan tanah longsor. Dan sangat disayangkan, akses jalan tersebut cukup potensial mendukung perekonomian masyarakat dan dapat tembus ke Bandar Udara Kuala Namu serta Saran Padang.Edi Sinaga dan Pdt Jakardo Damanik mengharapkan perhatian pemerintah dalam membenahi bencana alam tanah longsor di Silau Huluan. Jika tidak cepat ditanggulangi dikhawatirkan akan terjadi bencana alam yang semakin parah. (C6)