Kabupaten Karo dan Dairi Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia

- Sabtu, 10 Desember 2016 22:08 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir122016/hariansib_Kabupaten-Karo-dan-Dairi-Peringati-Hari-Anti-Korupsi-Sedunia.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Sonry Purba
ANTI KORUPSI: Hari anti korupsi sedunia diperingati di Karo.
Tanah Karo (SIB)- Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2016 diperingati di lapangan parkir kantor Bupati Karo, Jumat (9/12).Acara ini terselenggara atas kerjasama KPPN Sidikalang, Pemkab Karo, Kodim 0205/TK dan Polres Karo yang dihadiri oleh SKPD Kabupaten Karo, perwakilan Dairi dan perwakilan Pakpak Bharat bertujuan untuk melawan korupsi serta merubah mindset ego sektoral menuju good goverment and clean governance melalui thema AKUR (Ayo Kawal Uang Rakyat).Bupati Karo Terkelin Brahmana SH pada sambutannya menyatakan, tindakan korupsi harus dihentikan dengan merombak habis-habisan pola pikir koruptif pada seluruh aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat, melalui reformasi birokrasi secara akseleratif. Hal ini penting dilakukan karena tindakan korupsi sudah menjamur di berbagai lapisan.Sedangkan pemberantasan korupsi harus dilakukan secara preventif dengan pembenahan sistem birokrasi yang ada dan represif melalui aparat hukum yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki moral yang baik.Hal senada disampaikan Kajari Karo Gloria Sinuhaji SH MH yang mengajak pimpinan, tokoh adat/agama, organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat untuk merapatkan barisan dan menyatukan tekad melawan korupsi menuju Indonesia bersih dan tangguh.Seluruh komponen masyarakat selayaknya mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan penegak hukum dengan bersinergi secara aktif sehingga pemberantasan korupsi lebih cepat, efektif dan tepat sasaran.Sedangkan Kepala KPPN Sidikalang Mercy Monica Sitompul menyatakan bahwa setiap pegawai dalam menjalankan keuangan negara harus penuh integritas, kejujuran, profesional dan dedikasi tinggi. Semua pihak harus membersihkan birokrasi dari oknum-oknum yang telah dan kelak akan mencoreng nama baik institusi. Semua pihak harus meneruskan reformasi birokrasi sehingga semua instansi bersih dari korupsi.Acara dilanjutkan dan dimeriahkan dengan pemasangan pita serta aksi pentas drama anti korupsi yang dibawakan pegawai KPPN Sidikalang dan ditutup dengan penandatanganan kebulatan tekad "Ayo Lawan Korupsi."Bagikan KaosJajaran Kejaksaan Negeri (Kajari) Dairi turun ke jalan membagikan kaos kepada warga dan menempelkan stiker di kendaraan yang melintas dan kantor-kantor satuan kerja perangkat perangkat daerah (SKPD) yakni himbauan dan ajakan untuk menolak segala bentuk korupsi, Jumat (9/12) di Sidikalang.Hal itu dilakukan usai upacara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia. Para pejabat Kejaksaan Negeri Dairi bersama staf meminta pengendara yang melintas di Jalan Sisingamangaraja Sidikalang termasuk kendaraan berplat merah untuk memperlambat laju kendaraan dan kemudian menempelkan stiker serta membagi-bagikan kaos.Kasi Intel Ferdiansyah dan Kasi Pidsus Wijaya mengatakan, pembagian stiker dan kaos kepada warga dimaksudkan untuk menggugah kesadaran warga untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan korupsi. "Seluruh lapisan masyarakat diharapkan berperan serta  dalam pencegahan korupsi," sebut Ferdiansyah. Sementara itu, pelaksanaan upacara dilakukan di ruang aula dipimpin Kajari Jonny W Pardede akibat hujan yang mengguyur Kota Sidikalang. Kajari membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia menyebut segenap korps Adhyaksa untuk merapatkan barisan mendukung agenda pemberantasan korupsi yang dicanangkan Presiden dengan program nawacita dalam penegakan hukum.Penegak hukum diharapkan untuk menjaga integritas dan mengedepankan rasa keadilan serta menjauhi dan menolak perilaku suap dalam penanganan perkara. Upaya penanganan korupsi juga diarahkan pada pengembalian kerugian negara. (B01/B07/h)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Satres Narkoba Bukber, Kapolrestabes Medan: Hidup-Mati Sekali, Sekali Hidup Harus Berarti

Martabe

KPPU Kanwil I Terima Audiensi Asosiasi Ahli Hukum Pencucian Uang

Martabe

HUT ke-48, Jasa Marga Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim Medan

Martabe

Kalapas Serahkan SK Kenaikan Pangkat Kepada 24 Pegawai Lapas Narkotika Pematangsiantar

Martabe

Kejari Gunungsitoli Tetapkan Tersangka Korupsi Proyek RSU Pratama Nias

Martabe

Penrad Siagian Soroti Ketimpangan Akses Energi di Kepulauan Batu Nisel