Jalan Maraden Panggabean Berlobang-lobang, Masyarakat Minta Gubsu “Patenkan” Tapanuli Tengah

- Rabu, 12 Juli 2017 18:20 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir072017/hariansib_Jalan-Maraden-Panggabean-Berlobang-lobang--Masyarakat-Minta-Gubsu--Patenkan--Tapanuli-Tengah.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Helman Tambunan
BERLOBANG: Jalan Maraden Panggabean/Faisal Tanjung Terminal Baru Pandan tampak berlobang. Foto dipetik, Rabu (11/7).
Tapteng (SIB) -Percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tapanuli Tengah khususnya Jalan Maraden Panggabean/Faisal Tanjung, Pandan, menjadi sorotan masyarakat karena rusaknya badan jalan. Padahal,  jalan lingkar luar Kota Pandan yang merupakan pusat strategis perkantoran di Tapanuli Tengah itu terlihat rusak pada beberapa titik dan berlobang yang sangat menyulitkan pengendara. Sejumlah masyarakat sekitar mengaku sudah banyak yang terjatuh di jalan berlobang tersebut yang mengakibatkan luka-luka bagi pengendara dan kerusakan sepedamotor. "Sudah banyak yang jatuh dan menimbulkan luka ringan,  namun tidak bisa dipungkiri bahwa kendaraan mereka juga rusak,"tutur warga sekitar jalan, Fitri Tambunan.Meski kerusakan jalan sudah parah,   namun Pemkab Tapteng tidak bisa berbuat banyak selain hanya sebatas pemeliharaan.  Pasalnya, jalan tersebut semenjak beberapa tahun silam sudah diusulkan menjadi jalan provinsi."Pengusulan Jalan Maraden Panggabean mulai dari Tugu Ikan Sibuluan Pandan hingga Aek Horsik Badiri sudah diusulkan menjadi jalan provinsi,  dan tim dari provinsi juga sudah turun melakukan survei," kata Kadis PUPR Pemkab Tapteng Sahrul Badri. Dikatakan, pengusulan jalan tersebut bersamaan dengan pengusulan Jalan Rampah Poriaha dan Jalan Pulo Pakkat Sihapas Rawa Genjer. Sekarang jalan Rampah Poriaha malah sudah ditangani pemerintah pusat dengan anggaran Rp 126 miliar.Sahrul Badri berharap Gubsu  Erry Nuradi bisa memroses permohonan penetapan jalan dimaksud sebagai jalan provinsi untuk lebih memudahkan penanganannya. Sementara, salah seorang warga Pandan, St Doharman Tambunan meminta Gubsu untuk "mematenkan" Jalan Maraden Panggabean/Faisal Tanjung menjadi jalan provinsi dengan harapan semakin mendorong percepatan pembangunan kawasan Pantai Barat.Dikatakan,  jika Jalan Maraden Panggabean dari Tugu Ikan Kelurahan Sibuluan-Terminal Pandan-Aek Horsik menjadi jalan provinsi maka Pemkab Tapteng akan lebih muda berkoordinasi dengan Pemprovsu untuk percepatan pembangunan infrastruktur. Sehingga Kabupaten Tapanuli Tengah bisa sejajar dengan kabupaten lain.Sebagaimana diketahui,  di Jalan Maraden Panggabean sudah berdiri Rusunawa,  Kantor Bappeda,  Mapolres Tapteng, Markas Polisi Militer,  Kantor  Dinas Pertanian,  Kantor Badan Penanggulangan Bencana,  Kantor Samsat,  Kantor Camat,  Puskesmas,  UPT Dinas Pendidikan, gedung SMP dan SMA, dan sejumlah perumahan. (G05/d)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Ledakan Toko Kembang Api di Hubei Tewaskan 12 Orang saat Libur Imlek

Martabe

Harga Daging Meugang Ramadan 1447 H di Guntingsaga Labura Tembus Rp160.000 per Kg

Martabe

SBY Lelang Lukisan Kuda Api, Tembus Rp 6,5 Miliar untuk Bantuan Kemanusiaan

Martabe

Polsek Pancurbatu Gerebek Sarang Narkoba dan Judi di Sibolangit, Tiga Pria Diamankan

Martabe

Kejari Nisel Tetapkan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMKN 1 Telukdalam

Martabe

Relawan PRCLH Bersihkan Sungai di Sergai, Hampir Satu Ton Sampah Diangkut