Petani Binaan TPL Raih Hasil Panen Berlimpah

- Kamis, 13 Juli 2017 18:17 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir072017/hariansib_Petani-Binaan-TPL-Raih-Hasil-Panen-Berlimpah.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
PANEN: Petani Binaan TPL panen perdana padi Jarwo di Desa Natolutali, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir, baru-baru ini.
Samosir (SIB) -Penggunaan sistem tanam padi Jajar Legowo (Jarwo) berhasil meningkatkan panen tanaman padi oleh petani binaan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Di Desa Natolutali, Kecamatan Silaen, Toba Samosir (Tobasa), di lahan seluas 12 rante (4.800 meter persegi), panen padi Inpari 30 baru-baru ini berhasil ditingkatkan dari yang biasanya 20 Kaleng (220 Kg) padi per hektar menjadi 32 Kaleng (352 Kg) hasil ubinan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tobasa.Lambas Silalahi, petani yang menggunakan sistem Jarwo mengaku senang hasil lebih yang didapat dari lahan pertanian miliknya. Lambas mengakui bahwa bertani dengan menggunakan teknik Jarwo lebih menguntungkan. "Hasil sawah saya lebih banyak dari sebelumnya, saya bernafas lega karena penghasilan saya meningkat dengan sistem pertanian jarwo ini," tutur Lambas.Sementara Camat Silaen, Rajiun Tampubolon, yang ikut dalam acara panen perdana padi mengakui bahwa hasil panen yang berlimpah dapat menjadi contoh bagi petani lain di Kecamatan Silaen. "Lahan Bapak Silalahi ini menjadi contoh bagi semua petani agar bisa mendapatkan hasil yang lebih dari lahan pertaniannya. Ini sangat bagus," ujar Rajiun.Berdasarkan dari hasil pengubinan yang dilakukan BPS Tobasa di lahan 2,5 m x 2,5 m di lokasi panen, petani diyakini mampu menghasikan Gabah Kering Panen (GKP) sekira 10 ton per hektar. "Hasil panen rata rata tertinggi di Kabupaten Tobasa adalah 10 ton dan itu di Kecamatan Sigumpar, sementara di Kecamatan Silaen biasanya hanya 6 hingga 7 ton per hektar. Ini sudah sangat bagus sekali," ujar Daniel Pasaribu dari BPS Tobasa.BINAAN TPLLambas Silalahi merupakan salah seorang petani yang dilatih cara bertani Jarwo oleh PT TPL. Sebanyak 10 orang petani di Tobasa memperoleh kesempatan untuk dilatih oleh PT TPL di Sukamandi, Jawa Barat. Bekerjasama dengan Kementerian Pertanian, 10 Petani Kabupaten Tobasa dilatih cara meningkatkan perekonomian dengan ilmu penanaman padi yang tepat. Selama 1 minggu para petani dilatih di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi). Sebelum ini, PT TPL juga melakukan panen bersama tanaman Jarwo padi di Kecamatan Uluan.Direksi PT TPL, Mulia Nauli, menjelaskan bahwa ini adalah hasil dari program yang diterapkan TPL untuk masyarakat. "Kita harapkan dengan program ini petani Toba Samosir mampu menciptakan swasembada padi," pungkas Mulia. (R5/d)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Pelindo Multi Terminal Branch Sibolga Gelar Program “Pelindo Berbagi Ramadhan 2026”

Martabe

Besok, Pemadaman Listrik di Wilayah Tapteng

Martabe

Terima Kunjungan Diplomatik Thailand, Gubernur Bobby Nasution Bahas Peluang Kerja Sama Perfilman dan Pendidikan

Martabe

Gaji Lembur Relawan SPPG Dermaga Berkah Diduga Digelapkan

Martabe

Diduga Gunakan Vape Berisi Narkoba, Selebgram DJ Wanita Ditangkap

Martabe

Ramadan Ceria, Komunitas FFC Kota Tebingtinggi Berbagi Takjil ke Pengguna Jalan