Kisaran (SIB) -Warga Kelurahan Lestari lingkungan II, III dan VI Kecamatan Kisaran Timur mengharapkan Pemkab Asahan memfasilitasi permasalahan parit isolasi perkebunan PT BSP yang dekat dengan pemukiman penduduk. Pasalnya, parit perkebunan tersebut kini mengalami pendangkalan dan penyempitan sehingga dikwatirkan bila hujan deras tiba parit akan meluap hingga kepemukiman.Perwakilan masyarakat, JE Sihombing, warga Jalan Manyar kepada SIB, Rabu (13/12) menjelaskan, 28 Agustus silam, Kepala Lingkungan (Kepling) bersama warga Lingkungan II, III maupun VI telah melayangkan surat pengaduan ke Kelurahan Lestari. Warga berharap agar parit isolasi PT BSP yang bersempadan dengan pemukiman penduduk segera dinormalisasi karena saat ini telah mengalami pendangkalan dan penyempitan. Warga kuawatir, parit perkebunan tidak bisa menampung intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir sehingga berimbas kepemukiman warga.Lanjut Sihombing, perwakilan warga juga pernah bertemu HRD PT BSP namun jawaban yang mereka terima tidak memuaskan. Menurut HRD itu, pengaduan warga telah diteruskan kebagian infrastruktur dan meminta agar warga bersabar.Hendy Bakti Pratama, Lurah Lestari ketika dikonfirmasi membenarkan. Menurut Hendy, pihaknya segera menindaklanjuti keluhan warganya dengan menyurati PT BSP agar menindaklanjuti dan melaksanakan normalisasi parit isolasi perkebunan PT BSP dengan pemukiman penduduk di jalan FL Tobing dan Jalan Manyar. Tembusan surat juga kami kirim ke Camat Kistim dan Kadis Lingkungan Hidup Asahan, Pungkas Hendy. (E04/h)