Medan (SIB) -Anggota DPRD Sumut Dapil Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Siti Aminah Peranginangin SE menemukan proyek perbaikan jalan kabupaten jurusan Tiganderket-Kecamatan Kutabuluh Kabupaten Karo berbiaya Rp 3 miliar "amburadul", karena baru selesai dikerjakan akhir Desember 2017 sudah terkelupas dan berlobang."Proyek perbaikan jalan, sesuai plank proyek yang dimulai dikerjakan dari Desa Tiganderket Kecamatan Tiganderket menuju Desa Siabangabang Kecamatan Kutabuluh ini kualitasnya sangat tidak memuaskan dan terkesan asal jadi," ujar Siti Aminah Peranginangin kepada wartawan, Rabu (14/2) di DPRD Sumut.Dari fakta-fakta di lapangan, proyek yang anggarannya bersumber dari P-APBD 2017 sebesar Rp 3 miliar ini, ujar Siti, di sejumlah titik lokasi, lapisan aspal sudah terkelupas dan retak-retak, sehingga menimbulkan kekecewaan dari masyarakat pengguna jalan."Dari pengaduan warga ke lembaga legislatif, proyek pengaspalan jalan tersebut, baru selesai dikerjakan akhir Desember 2017. Tapi seminggu kemudian, sudah mulai terkelupas dan retak-retak. Ini menandakan kualitas proyek terkesan asal jadi alias amburadul," kata mantan Ketua DPRD Karo ini.Berkaitan dengan itu, Siti Aminah mendesak Kejari Kabanjahe untuk segera melakukan penyelidikan terhadap hasil pekerjaan proyek jalan dimaksud, jangan sampai anggaran yang begitu besar terbuang percuma, sehingga sangat merugikan masyarakat pengguna jalan dan pemerintah.Namun ketika hal ini dikonfirmasi wartawan kepada Kadis PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat) Karo Paten Purba mengakui, jalan jurusan Tiganderket-Kutabuluh yang sudah selesai dikerjakan pada akhir Desember 2017 memang terjadi kerusakan. Tapi sudah dilakukan perbaikan."Saat ini jalan yang sempat rusak dan retak-retak, telah kita perbaiki kembali, sudah tidak ada lagi masalah," ujarnya singkat. (A03/d)