Pematangsiantar (SIB) -Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pematangsiantar mengadakan acara pencanangan zona integritas dan apresiasi kepada stakeholder KPKNL Pematangsiantar, serta peringatan 110 tahun pelaksanaan lelang di Indonesia, Kamis (1/3).Pencanangan Zona Integritas dilakukan untuk menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan instansi pemerintah sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden nomor 81 tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi yang mengatur tentang pelaksanaan program reformasi birokrasi. Kemudian ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri PAN dan RB No. 52 tahun 2014. Predikat menuju WBK adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM,penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja. Sedangkan predikatnya menuju WBBM adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja/satuan kerja yang sebelumnya telah mendapat predikat menuju WBK dan memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.Kepala KPKNL Pematangsiantar Sumarsono mengatakan hal itu dan berterimakasih kepada para hadirin yang telah hadir dan mengharapkan agar tetap terjaga koordinasi yang baik dengan para stakeholder serta mendukung KPKNL Pematangsiantar untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM.Selanjutnya Kepala Kantor Wilayah DJKN Sumatera Utara Mahmudsyah dalam sambutannya menyampaikan, "jika melihat keberadaan KPKNL Pematangsiantar yang sudah ada sejak tahun 2001 (17 tahun) yang lalu tentunya dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa sudah mempermudah semuanya. Baik itu dalam memberikan pelayanan maupun dalam penyambutan pengguna jasa saat ke KPKNL, selalu dengan 3 S (Senyum, Sapa, Salam). Selama memberikan pelayanan 17 tahun lamanya dengan penuh integritas, Kantor Pusat DJKN memberikan apresiasi kepada KPKNL Pematangsiantar dengan mengikutsertakan dalam perlombaan sebagai kantor yang wilayahnya bebas korupsi, wilayah birokrasi bersih melayani. "Mahmudsyah mengharapkan kerjasama dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat terutama para pemangku kepentingan dan pengguna jasa, salah satunya dengan tidak menjanjikan atau memberikan sesuatu dalam bentuk apa pun kepada seluruh pejabat atau pegawai KPKNL Pematangsiantar atas pelayanan yang diberikan.Untuk mewujudkan komitmen membangun zona integritas di KPKNL Pematangsiantar, seluruh staf KPKNL Pematangsiantar membacakan ikrar di depan para stakeholder.Hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali kota Pematangsiantar, Setda Kota Tebingtinggi, Kapolres Pakpak Bharat, Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Kepala Bea dan Cukai Pematangsiantar, Kepala KPPN Sidikalang, Kepala KPPN Balige, Kemenag Tebingtinggi, perwakilan Pemkab Tobasa dan Samosir, Kepala Pimpinan Cabang Bank BUMN dan swasta di wilayah kerja KPNKL Pematangsiantar.Pada acara yang sama juga dilakukan kegiatan pemberian penghargaan (BMN dan Auction Awards) kepada stakeholder KPKNL Pematangsiantar. Pemberian penghargaan BMN Award tersebut dilakukan sebagai apresiasi atas kinerja dan kerjasama stakeholder Satker Kementerian/Lembaga, perbankan, dan pemerintah daerah. Mahmudsyah menyampaikan bahwa saat iniDJKN dan unit vertikal di bawahnya sedang melakukan revaluasi aset milik Satker Kementerian/Lembaga. Hal ini dilakukan untuk menata kembali seluruh aset Satker baik itu secara nilainya, status pencatatannya dan kondisi serta keberadaan aset itu sendiri. Diharapkan untuk seluruh Satker yang asetnya tidak digunakan bisa di gunakan oleh Satker yang lain atau atau aset BMN dimaksud juga bisa dimanfaatkan untuk menambah pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dengan cara disewakan. "Kami mengapresiasi kepada Satker-Satker yang di tahun 2017 telah melakukan pengelolaan asetnya secara maksimal, patuh dalam pelaporan dan pencatatannya. Pesan kami untuk seluruh Satker jagalah dan peliharalah BMN seperti memperlakukan, menjaga dan memelihara barang milik sendiri," ujarnya.Dalam rangkaian memperingati 110 tahun pelaksanaan lelang di Indonesia, pada hari yang sama KPKNL Pematangsiantar melaksanakan lelang sukarela. Peringatan 110 tahun dimaksudkan untuk memperkenalkan lelang kepada masyarakat sebagai salah satu mekanisme jual beli yang aman, transparan, objektif, kepastian hukum, dan kompetitif. Adapun barang yang dilelang adalah berupa 4 unit sepeda,2 unit televisi,2 unit handphone,2 unit jam,1 unit setir mobil,1 unit dispenser,1 unit keris karo,1 paket batu akik,1 unit kulkas. Pelaksanaan tersebut dipimpin oleh Lambok Siahaan selaku Pejabat Lelang Kelas I dan dipandu oleh Arief Fadillah. Pelaksanaan lelang tersebut diikuti peserta lelang dengan sangat antusias dan kompetitif, sehingga penawaran melebihi harga limit dan seluruh barang terjual.Dengan adanya kegiatan ini, Sumarsono mengharapkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)di KPKNL Pematangsiantar dapat terwujud, pengelolaan BMN yang tertib, bisa terkelola dengan baik, benar dan transparan, dan dapat membantu pemerintah menggerakkan perekonomian di wilayah kerja KPKNL Pematangsiantar melalui pelaksanaan lelang. (R3/Rel/c)