Bupati Humbahas Tinjau Pemanfaatan Lahan Tidur di Hite Rambing Desa Matiti II

- Kamis, 08 Maret 2018 22:20 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/03/hariansib_Bupati-Humbahas-Tinjau-Pemanfaatan-Lahan-Tidur-di-Hite-Rambing-Desa-Matiti-II.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
TINJAU: Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor meninjau pemanfaatan lahan tidur guna percepatan areal penanaman jagung seluas 75 hektare di lokasi Hite Rambing Desa Matiti II Doloksanggul, Rabu (7/3) sore.
Humbahas (SIB) -Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor didampingi tenaga ahli dari Kementerian Desa Arian J Barus, Kepala Dinas PMDP2A (Pemberdayaan Masyarakat Desa Perlindungan Perempuan dan Anak) Eben V Simanungkalit, Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Robertho Manullang, Camat Dolok Sanggul Ricky Sihite, Kepala Desa Matiti II Sarles Manullang, Rabu (7/3), meninjau pemanfaatan lahan tidur seluas 75 hektare di lokasi Hite Rambing Desa Matiti II Doloksanggul, guna percepatan perluasan areal penanaman jagung untuk mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada jagung yang diprogramkan tahun ini seluas 20.000 hektare.Di hadapan pemilik lahan yang tergabung dalam sejumlah kelompok tani beserta petugas PPS se-Kecamatan Doloksanggul, Dosmar mengatakan pihaknya tidak akan main-main dan akan bekerja cepat agar lahan tidur tersebut bisa segera dimanfaatkan masyarakat. "Jumat (9/3) ini, kita akan langsung turunkan alat berat agar segera dikerjakan. Kita tidak inginkan hal ini berlama-lama. Sebab, selama perjalanan tadi saya sudah lihat kiri kanan ternyata masih sangat luas lahan di Doloksanggul yang bisa dikelolah. Luar biasa potensinya," katanya.Mendengar ucapan Bupati tersebut, Ketua Kadin sekaligus pemilik PT Roman Putra Sadora di Doloksanggul mengaku dirinya siap membantu dan menyukseskan program pemerintah saat proses pembukaan lahan."Saya bersemangat dan siap mendukung program pemerintah ini. Seperti tadi disampaikan. Ketika alat berat mulai bekerja, kebutuhan bahan bakarnya akan kita bantu. Kita juga ingin masyarakat dapat segera mengolah lahan tidur ini," ucap Robertho.Sementara, Arian J Barus usai melakukan pengukuran kadar Ph tanah di lahan tersebut menjelaskan, pihaknya menemukan hasil berbeda di setiap lokasi mulai dari 3,5 hingga 5,8 Ph tanah yang disebut masih di bawah standar untuk penanaman jagung."Semua masih di bawah rata-rata Ph tanahnya. Namun tidak terlalu berpengaruh untuk penanaman jagung. Hanya tinggal bagaimana nanti pengolahan lahannya mulai dari pengerukan, pemberian kompos hingga pemakaian delomit untuk pengurangan zat asam dan menaikkan ph tanah," jelasnya. (H03/h)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Pasca Jadi Tersangka, Kadis Koperasi dan UKM Sumut Jarang Masuk Kantor

Martabe

Kasum TNI Tinjau Rehabilitasi Sekolah dan Jembatan Pascabencana di Tapteng

Martabe

Sekda Samosir Sudah Tiga Kali Diperiksa Kejari Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bansos

Martabe

Tingkatkan Profesionalisme Personel, Polres Tanjungbalai Gelar Pelatihan Fungsi Teknis Lantas

Martabe

Wabup Tapteng Dampingi Kasum TNI Tinjau Penanganan Pemulihan Bencana di Tukka

Martabe

Kemenimipas Drop 30 Ribu Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Hari Bhakti Imigrasi