Simalungun (SIB)- Danrem 022/PT Kolonel Arm Khoirul Hadi SE menekankan kepada seluruh anggota untuk tetap netral, serta menjaga sinergitas TNI dan Polri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumatera Utara.Demikian ditekankan Danrem 022/PT saat memberikan pengarahan kepada 405 personel terdiri dari Kodim 0207/Sml, Kodim 0208/Asahan, Kodim 0209/Labuhan Batu di Aula Makorem 022/PT Jalan Asahan Kecamatan Siantar Simalungun, Jumat (22/6).Danrem menyampaikan, personel TNI jajaran Korem 022/PT, diinstruksikan menjaga sinergitas TNI-Polri dan netralitas TNI dalam Pilkadanya. "TNI tidak boleh mendukung salah satu partai dan Paslon, baik dari media sosial apalagi fasilitas TNI digunakan untuk mendukung salah satu partai maupun pasangan calon," tegasnya.Selain itu diingatkan, bahwa dalam pengamanan Pilkada, sebagai seorang prajurit tidak dibenarkan atau diperbolehkan mendekat ke TPS pada saat pemungutan suara, sesuai aturan yang sudah dijelaskan oleh Dansat masing-masing.Laksanakan pengamanan dengan baik dan sesuai dengan aturan, apabila ada oknum yang bersikap anarkis disaat pelaksanaan Pilkada, segera amankan sesuai dengan prosedur. Selalu jaga netralitas TNI dan jangan mudah diadu-domba maupun dipengaruhi oknum yang mempunyai kepentingan.Para personel Babinsa yang dilibatkan pengamanan Pilkada, supaya mengimbau masyarakat untuk memberikan hak suaranya pada pemilihan. "Netralitas TNI harus tetap dijaga. Netralitas bukan berarti diam saja, namun kita aktif memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sehingga dapat mengikuti pemilihan dengan aman dan nyaman," pungkas Danrem. (D11/d)