Parapat (SIB)- Selama libur Lebaran 2018, sekitar 8.000 orang mengunjungi Ekowisata Gajah Aek Nauli Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun untuk berwisata melihat atraksi 4 ekor gajah jinak.Demikian dikatakan koordinator Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC) dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut Parlindungan Simbolon kepada SIB melalui selulernya, Selasa (10/7).Parlindungan mengatakan, kunjungan ANECC yang berlokasi beberapa kilometer dari Siantar menuju Parapat meningkat pada hari libur Lebaran 2018, sekitar 8 ribu pengunjung dari berbagai daerah Sumatera Utara dan bahkan dari mancanegara seperti Singapore.Dikatakannya, semenjak diresmikannya ANECC pada Desember 2017 hingga saat ini untuk masuk ke lokasi ekowisata masih tetap gratis dan keempat ekor Gajah Sumatera di bawah pengawasan mahout (pelatih) masih eksis beratraksi menghibur para pengunjung.Diungkapkannya, jadwal penetapan tarif masuk ke ANECC hingga saat ini belum ditetapkan dan masih gratis. Untuk penetapan kapan dibuat karcis masuk ke Ekowisata Aek Nauli, ia mengatakan belum tahu kapan dan masih tahap proses. "Hingga saat ini pengunjung bebas masuk tanpa dipungut biaya," katanya. (D13/q)