Aekkanopan (SIB) -Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Medan-Rantauprapat tepatnya di daerah Aekkanopan berlubang cukup parah. Lubang terlihat sepanjang 1 meter dan kedalaman 5 centimeter, sehingga membahayakan pengendara sepedamotor dan roda empat.
Siti Aminah (40) warga Aekkanopan, Rabu (25/7) mengatakan, dirinya pernah terjebak hingga jatuh gara-gara jalan berlubang tersebut. "Waktu itu saya naik kereta (sepedamotor) ada mobil dari depan, karena di depan ada lubang terpaksa saya rem mendadak hingga saya terjatuh," terangnya.
Hal senada dikatakan Jepri (36) warga Asahan. Dia mengaku pernah terberam gara-gara ingin menghindari jalan berlubang tersebut. Untungnya dia bisa mengendalikan sepedamotornya.
Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) saat menambal sulam di jalan itu, namun lubang tersebut tidak diperbaiki.
"Bermula ketika UPJJ melakukan pengerokan di beberapa titik di sepanjang jalan ini, namun usai dikerok hanya beberapa titik yang diaspal, lainnya dibiarkan menganga hingga akhirnya berlubang," katanya.
Ditambahkan, pemeliharaan jalan oleh UPJJ tersebut mengundang pertanyaan warga sekitar. Pasalnya, sudah 3 bulan pekerjaan tersebut belum disentuh aspal, bahkan alat-alat UPJJ dan kontraktor sudah tidak tampak lagi di sana.
"Kita sangat menyesalkan dinas terkait tak kunjung memerbaikinya, sehingga tadi pagi (Rabu), satu truk Fuso menabrak body belakang tronton di depannya sehingga ringsek akibat mengerem tiba-tiba menghindari lubang di jalan tersebut. Akibatnya, Jalinsum macet saat anak sekolah mau pergi sekolah dan warga berangkat kerja," tukasnya. (F12/h)