Samosir (SIB) -Beredar di media sosial(medsos), kapal pariwisata milik Pemkab Samosir dikabarkan rusak "misterius" tanpa penyebab dan alasan yang jelas.
Beredarnya informasi tersebut terjadi pada tanggal 28 Juli lalu dan bulan Agustus saat ini, yang berpotensi mengurangi minat para wisatawan untuk berkeliling Danau Toba, dengan mempergunakan kapal pariwisata itu.
Selain itu, semenjak beredarnya berita tersebut, para pengguna sosial media mulai meragukan kualitas dan prosedur pengerjaan kapal yang diduga asal jadi. Serta dikhawatirkan mesin kapal dan kualitas kayu dari kapal itu perlu ditinjau kembali.
Manajer Kapal Wisata, Ezrayani Simbolon membantah bahwa kapal pariwisata itu rusak misterius. "Berita di media sosial itu adalah tidak benar atau hoax. Selain itu, kita juga terkejut dengan informasi tersebut, apalagi disebutkan bahwa managemen kapal wisata dicap tidak responsif,"katanya kepada SIB via WhatsApp (WA), Selasa (7/8).
Menurutnya, perlu diluruskan, bahwa terkait tidak berlayarnya kapal wisata itu, karena mengalami kerusakan teknis dan kondisi cuaca yang sangat berpengaruh pada keselamatan berlayar. Selanjutnya managemen mendatangkan teknisi kapal, sehingga tidak dimungkinkan menggunakan kapal wisata itu tepat sesuai jadwal.
Dia melanjutkan, atas gangguan teknis tersebut, Dinas Pariwisata Samosir telah melakukan permohonan maaf baik secara lisan maupun tertulis kepada para wisatawan atau pemesan kapal. Dan memang gangguan teknis bisa saja terjadi pada setiap pelayaran maupun penerbangan.
"Kami dari management kapal berkomitmen tetap memberikan pelayanan terbaik dan sepenuh hati kepada seluruh wisatawan maupun pengunjung yang berlibur ke Samosir Negeri Indah Kepingan Surga. Karena kenyamanan tamu adalah prioritas bagi kami," ujarnya. (H06/l)