Nias Selatan (SIB) -Tiga siswa SD dan 1 siswa SMP di Nias Selatan (Nisel) hanyut terbawa arus banjir di Sungai Borofino Kecamatan Idanotae saat pulang sekolah, Senin (3/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Dua di antaranya ditemukan meninggal dunia sementara yang lainnya masih dalam pencarian.
Kapolres Nisel AKBP Faisal Napitupulu SIK melalui selulernya membenarkan 4 orang siswa telah hanyut di Sungai Borofino. Dua orang ditemukan meninggal dunia dan dua lainnya masih dilakukan pencarian.
Kronologi kejadian, sebelumnya 5 orang siswa pulang sekolah bersama-sama. Saat tiba di Sungai Borofino, 4 orang menyeberangi sungai sementara seorang Restu Hulu (6) selamat karena tidak turut menyeberang.
"Keempatnya Kristina Hulu (6), Putri Hulu (5), Roberton Tafonao (8) dan Viterman Hulu (13) menyeberangi sungai tiba-tiba datang banjir dengan sekejab dan keempatnya langsung terbawa arus. Setelah banjir reda Restu Hulu langsung memberitahu ibunya dan warga," tuturnya.
Kemudian warga setempat dibantu oleh Personil Polsek Gomo melakukan pencarian terhadap keempat anak yang tenggelam tersebut. Ditepi sungai ditemukan Kristina Hulu (6) dan Putri Hulu (5) dalam kondisi tewas, sementara 2 anak lainnya hingga kini belum ditemukan.
Dilokasi kejadian warga terus melakukan pencarian dengan menyisiri sungai dibantu Personil Polres Nisel dan Polsek Gomo. (Dik-HH/h)