Humbahas (SIB) -Gabungan OKP (Organisasi Kelompok Partisan) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) memberikan bantuan uang tunai senilai Rp 130 juta untuk korban kebakaran Pusat Pasar Doloksanggul pada 14 Agustus lalu, yang menghanguskan puluhan unit rumah berikut harta benda, Rabu (5/9).
Penyerahan santunan itu dilakukan usai penggalangan aksi dana selama 21 hari oleh gabungan organisasi meliputi SP4BS (Simpang 4 Besar) Doloksanggul dan simpatisan, SEKN (Simpang 4 Kecil Nauli) Doloksanggul, Pemuda Pancasila (PP), Ikatan Pemuda Karya (IPK), Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), AMPG (Angkatan Muda Pembaharuan Golkar), Karang Taruna, KSPSI (Komite Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia), PPM (Pemuda Panca Marga, WIB (Wajah Indonesia Baru), Garda Nasdem, Orsepdo, dan Pospera (Posko Perjuangan Rakyat).
Kepada keluarga korban, aksi sosial yang diprakarsai para tokoh pemuda Humbahas yakni Sudianto Munthe (Sekretaris SP4BS), Parta Simamora (Penasehat SP4BS), Lambok Situmeang (Ketua Pospera), keluarga besar SEKN, Nelly br Sianturi, Lasma br Manullang, Olga br Sihite, dan Maradu Purba itu disampaikan Sudianto adalah bentuk solidaritas pihaknya yang turut serta merasakan beban para korban kebakaran sebagai satu kesatuan masyarakat Humbahas.
"Jangan dilihat dari besar kecilnya apa yang kami sampaikan. Ini usaha kita bersama rekan-rekan yang ikut serasa dan sepenanggungan atas musibah terjadi. Hal ini juga pembelajaran bagi generasi muda berikutnya agar lebih memupuk solidaritas bagi sesama," ucap Sudianto Munthe.
Adapun rincian penyaluran bantuan itu disebut, bagi kondisi rumah/ruko mengalami kerusakan berat serta ditempati langsung oleh pemiliknya (bukan disewa), setiap keluarga mendapat bantuan sebesar Rp 6,2 juta/unit. Namun apabila disewakan, dana tersebut dibagi menjadi dua, masing-masing Rp 3,1 juta.
Sementara untuk kondisi rumah/ruko rusak ringan mendapat bantuan sebesar Rp 2 juta/unit. Dengan total penerima 21 unit rumah/ruko (rusak parah) dan 7 unit rumah/ruko (rusak ringan).
Mewakili para korban penerima bantuan, Op Golda Purba (72), Matio Munthe (50) dan Op. Jeremia br Aritonang (70) menyampaikan rasa hormat dan rasa kagum mereka melihat sikap kepedulian yang ditunjukkan gabungan OKP terhadap musibah yang menimpa warga. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut.
"Terima kasih banyak kepada OKP di Humbahas atas bantuannya. Kami senang dan terharu dengan segala bentuk perhatian yang sudah kami terima. Mau meluangkan waktu dan pikirannya melihat kami warga yang terkena musibah. Semoga aksi penuh sosial seperti ini tetap bisa berkelanjutan terjadi bagi generasi muda," ujar Op Golda Purba.
Para korban kebakaran berharap adanya perhatian Pemkab berupa kemudahan melakukan pinjaman dana agar dapat merenovasi rumah dan kembali mendirikan usahanya. "Kepada pemerintah kita juga berharap diberi pinjaman lunak agar dapat kembali berusaha," harap Op Golda Purba. (H03/d)