Pemko Tebingtinggi Jalin Kerjasama dengan Jepang

- Rabu, 19 September 2018 20:41 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir092018/hariansib_Pemko-Tebingtinggi-Jalin-Kerjasama-dengan-Jepang.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
BERTEMU : Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan saat bertemu Wali Kota Toyama Jepang, Masashi Mori di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Selasa (18/9).

Tebingtinggi (SIB) -Pemerintah Kota Tebingtinggi melakukan pematangan kerjasama delapan bidang pembagunan dengan Kota Toyama Jepang. Pertemuan tersebut dihadiri Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Wali Kota Toyama, Masashi Mori, di Kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Selasa (18/9/).

Ikut mendampingi Wali Kota, Kabag Humas PP H Abdul Halim Purba, Asisten Ekbang M Dimiyathi, Kadin Pendidikan H Pardamean Siregar, Kadis BPKAD Jefri Sembiring dan Kadis Kesehatan dr H Nanang Fitra Aulia.

Abdul Halim lewat pesan WhatsApp (WA) mengaatakan,  pematangan kerjasama kedua negara tersebut dilakukan saat kunjungan Wali Kota Toyama Jepang ke Kementerian Dalam Negeri Jakarta.

"Selain Tebingtinggi, kerjasama juga dilakukan dengan Wali Kota Semarang, Banda Aceh, Klungkung (Bali), Lebong (Bengkulu) dan Bupati Tabanan (Bali)," jelas Abdul Halim Purba.

Abdul Halim mengatakan, kedelapan bidang pembangunan tersebut meliputi inovasi teknologi pertanian perkotaan (urban farming), inovasi teknologi daur ulang sampah, inovasi teknologi pengembangan dan pemasaran produk unggulan UMKM, inovasi teknologi pelayanan medis rumah sakit umum daerah (RSUD), bidang kepariwisataan (river side city). bidang pendidikan dan kebudayaan, peningkatan kapasitas jaringan pasokan air bersih dan sanitasi serta teknologi bangunan tahan gempa.

Sedangkan Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri,  Nelson Simanjuntak mengatakan, Kemendagri  menyambut baik dan membuka peluang-peluang kerja sama yang dapat dikembangkan oleh pemerintah daerah lainnya di Indonesia dengan Pemerintah Kota Toyama Jepang, baik dalam bentuk kerja sama teknik maupun kerja sama lainnya di berbagai sektor, seperti pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pertukaran budaya, promosi potensi daerah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan lain-lain.

"Hal ini perlu dilakukan  untuk memperkuat kerja sama serta untuk mendorong proses pemerataan pembangunan daerah di Indonesia", ujar  Nelson.

Sementara Wali Kota Toyama, Masashi Mori mengatakan, Juni tahun ini,  Toyama dipilih sebagai kota masa depan oleh pemerintah Jepang. Toyama, kata Masashi Mori, mengembangkan berbagai proyek di Indonesia dan di beberapa negara lain, hal ini sesuai  filsafat SDG (systemel development goals) atau TPB (tujuan pembangunan berkelanjutan) yang diresmikan pada konferensi PBB.

Menurut dia, sebagai proyek pertama kerjasama dengan  Toyama, pada  Maret 2014 telah ditandatangani perjanjian kerjasama dengan Kabupaten Tabanan, yaitu pembangkit listrik mikro hydro untuk dimanfaatkan dalam pengairan pertanian yang merupakan bantuan  JICA Indonesia. Dan  dukungan yang sangat besar dari Kemendagri, di mana pada Nopember 2017 terletak di Desa Subak Jatiluih yang merupakan warisan budaya dunia, proyek tersebut dapat terealisasi dengan baik. (BR3/c)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

DPR Ganti Inosentius Samsul Jadi Adies Kadir, Mahfud MD: Seakan Mempermalukan Orang

Martabe

KPK Ungkap Mulyono Kepala Pajak Banjarmasin Jabat Komisaris di 12 Perusahaan

Martabe

Jaksa Muda Kejagung Batal Bersaksi, KPK Tetap Pede Pulangkan Paulus Tannos

Martabe

Mendagri Akan Keluarkan SE, Wajib Bersih-bersih Tiap Selasa dan Jumat

Martabe

Kuasa Hukum Ungkap Alasan Dana Syariah Indonesia Mengalami Gagal Bayar

Martabe

Gunakan Kartu Kredit Pemerintah Untuk Main Judol, Mantan Camat Medan Maimun Diusuljan Dipecat dari ASN