Gunungsitoli (SIB) -Tugas masing-masing organisasi dalam tubuh angkatan darat (AD) harus diselenggarakan serta dijalankan dengan baik sehingga mampu mencapai tujuan bersama. Di samping itu, prajurit harus menguasai teknologi. Demikian antara lain arahan Danrem 0213/KS Kol Inf Mohammad Fadjar MPCIT dalam Kunkernya di Kodim 0213/Nias, Selasa (18/9).
Danrem didampingi Ketua Persit Rem Ny M Ira Fadjar serta rombongan Korem disambut langsung Dandim Nias Letkol Inf Y Reymond RS Purba MTr (Han) bersama jajarannya antara lain, Pasi Ops Kapten Inf H Lase, Pasi Ter Kapten Arm F Waruwu, Pasi Pers Kapten Parinden Siahaan, Pasi Intel Letda Inf JRE Manurung serta jajaran Danramil. Terlihat juga Dan Unit Intel Peltu Sahri Damanik.
Lebih lanjut Danrem dalam arahannya menyampaikan, perkembangan secara global nasional hingga ke komunitas terkecil membuat prajurit angkatan darat harus siap dalam hal teknologi, sebab kemajuan yang diikuti perkembangan industri merangsang seluruh lini dan jelas mempengaruhi generasi muda.
Kemudian mentalitas prajurit AD harus kuat dan teruji, mampu bertempur, baik secara konvensional maupun nonkonvensional. "Kita prajurit AD menjadi ujung tombak dalam mendampingi masyarakat. Kita harus menjaga hati dan pikiran mereka dan tidak terpengaruh terhadap hal hal berseberangan," imbaunya.
Selanjutnya Kol Mohammad Fadjar mengingatkan, Babinsa merupakan bagian dari sub sistem yang dapat mendukung pelaksanaan tugas. Diminta agar menggunakan pola kepemimpinan yang cocok untuk organisasi dalam mencapai tujuan. Di akhir arahannya Danrem berpesan agar prajurit terus semangat menjalankan tugas serta menghilangkan rasa malas.
Tampak Dandim Letkol Reymond Purba mendampingi Danrem pada setiap kegiatan di Kodim hingga acara selesai.
Sebelumnya, sejumlah kepala daerah di Kepulauan Nias menyambut dan menjamu rombongan Danrem sekedar bersantap di Restauan Grand Kartika Gunungsitoli. Tampak Bupati Nias Sokhiatulo Laoly, Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua, Wabup Nisut Haogosochi Hulu serta Kada lainnya berbincang hangat dengan Danrem soal pembangunan dan kehidupan sosial di Nias. (BR9/h)