Humbahas (SIB)- Keluarga korban kebakaran di pusat Kota Kelurahan Pasar Doloksanggul, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada pertengahan Agustus lalu menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas bantuan seluruh relawan yang telah memberikan perhatian dan sumbangsih baik berupa materi, bantuan sembako dan bantuan lainnya yang sudah meringankan beban para korban.Hal itu disampaikan Tokoh Masyarakat Humbahas yang juga salah seorang keluarga korban kebakaran, M Purba (Op Golda) kepada SIB di lokasi kebakaran, Selasa (25/9). Dia mengaku meski masih diselimuti duka dan trauma, namun bantuan yang mereka terima itu sudah sangat membantu untuk meringankan beban mereka.Selain itu, terlepas dari besar kecilnya sumbangan yang mereka dapat, namun mereka sudah merasakan bahwa rasa saling membantu, saling memiliki dan saling mengasihi ternyata masih melekat erat di tengah-tengah masyarakat luas. Hal itu dibuktikan dengan tingginya antusias dari berbagai elemen masyarakat di bonapasogit dan perantauan, baik atas nama pribadi, kelompok/organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, keagamaan, instansi pemerintahan, swasta dan organisasi lainnya yang turut membantu untuk turut menggalang dana dan memberikan bantuan sosialnya."Atas nama keluarga korban kebakaran di pusat Kelurahan Pasar Doloksanggul yang terjadi beberapa waktu, saya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga, elemen atau kelompok masyarakat di manapun berada, khususnya kepada para OKP yang ada di Humbahas serta pihak-pihak lain yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang turut serta memberikan dan menggalang dana untuk seluruh korban. Kami tidak dapat tidak memberikan apa-apa. Hanya ucapan syukur dan terimakasih saja yang dapat kami sampaikan. Semoga bantuan ini dapat kami gunakan dan bermamfaat," kata Op Golda.Lebih lanjut, Ketua Toga Purba Bonapasogit itu mengharapkan agar peristiwa kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah dan pertokoan itu menjadi pembelajaran buat masyarakat untuk selalu waspada khususnya Pemkab setempat agar selalu siap dan siaga mengantisipasi terjadinya peristiwa yang sama dan tidak saling menyalahhkan satu sama lain. "Harapan kita, peristiwa yang sama tidak terulang lagi di daerah kita ini. Dan kalau bisa sebagai masukan, Pemkab Humbahas sudah seharusnya menyediakan minimal satu atau dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) di tiap kecamatan karena jarak tempuh antar kecamatan kita itu terbilang jauh, sehingga terkadang sebelum Damkar tiba di lokasi kebakaran, api sudah duluan melebar. Jadi ke depan ini harus menjadi perhatian pemerintah dan juga para pemangku kepentingan di daerah kita ini," pungkasnya. Sebelumnya diberitakan, puluhan rumah di Kelurahan Pasar Doloksanggul, Kabupaten Humbahas, Selasa (14/8), sekira pukul 18.00 WIB, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditafsir mencapai miliaran rupiah. (BR8/l)