Tebingtinggi (SIB) -Pancasila sebagai ideologi negara tidak bisa digantikan dengan apapun. Kesaktiannya sudah teruji dan tetap eksis hingga sekarang.Ke depan tidak boleh ada lagi pengkhianatan kepada bangsa dan negara, persatuan dan kesatuan bangsa harus diutamakan .
Hal itu ditegaskan Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan pada peringatan hari Kesaktian Pancasila, Senin (1/10) di Lapangan Merdeka Tebingtinggi.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi Mhd Novel, dan diikuti Wali Kota H Umar Zunaidi Hasibuan, unsur Forkopimda, Asisten dan Staf Ahli, anggota TNI, Polri, ASN dan pelajar.
Upacara diawali pembacaan Pancasila diikuti seluruh peserta, dan dilanjutkan pembacaan Ikrar oleh Ketua DPRD Tebingtinggi Mhd. Yuridho Chap sekaligus penandatanganan naskah.
Wali Kota juga mengatakan sebagai bangsa sudah seharusnya peduli terhadap para korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. "Oleh karena itu, kita harus mengumpulkan dana untuk saudara-saudara kita di sana", katanya.
Setelah upacara, dilakukan pertemuan Forkopimda dengan Tokoh masyarakat, tokoh agama dan instani terkait guna terciptanya pemilu 2019 yang aman, tertib dan damai di Tebingtinggi.
Pada pertemuan itu, Wali Kota menegaskan netralitas ASN dan perangkatnya harus menjadi perhatian serius, termasuk ikut serta mengampanyekan keluarganya sendiri agar tidak golput
"Khusus Camat dan Lurah sebagai ujung tombak pemerintah kota, wajib membantu KPU sebagai penyelenggara pemilu untuk mengharuskan Pemilu 2019," katanya.(BR3/c)