Simalungun (SIB) -Dalam rangka peningkatan produksi padi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melakukan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan perusahaan Geselschaft Fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Jerman melalui program Better Rice Initiative Asia (BRIA) jilid 2 di Simalungun City Hotel Pamatang Raya, Rabu (3/10).
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Bupati Simalungun diwakili Kadis Pertanian Jan Posman Purba dan Lisa dari perusahaan GIZ Jerman.
Sebanyak 19 penyuluh pertanian mengikuti pelatihan peningkatan produksi padi.
Senior Advisor BRIA jilid 2, Sulaiman dalam paparannya mengatakan, bahwa kegiatan BRIA jilid 2 fokus dilakukan di 3 Kecamatan di Kabupaten Simalungun yakni Kecamatan Tanah Jawa, Hutabayu Raja dan Panombeian Pane.
"Mereka akan melakukan pelatihan kepada para petani mulai dari cara olah tanah, pemilihan benih berkualitas, pemupukan sampai panen," ujarnya.
Sementara Lisa dari tim GIZ Jerman mengatakan kehadiran mereka di Simalungun dalam rangka membantu petani untuk meningkatkan produksi pertanian khususnya padi.
Sementara Bupati Simalungun JR Saragih dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kadis Pertanian Jan Posman Purba mengatakan, untuk mewujudkan kebutuhan pangan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan petani, pemerintah telah menetapkan kebijakan pembangunan pertanian melalui 8 komoditas strategis yaitu padi, jagung, kedelai, tebu, kakao, cabai, bawang merah dan sapi potong.
Pemkab Simalungun mempunyai tanggung jawab untuk mewujudkan peningkatan produktivitas dan produksi salah satu komoditas tersebut diatas.
Oleh karenanya, dengan adanya program BRIA 2 ini, para pengurus kelompok tani, penyuluh Dinas Pertanian, pihak GIZ maupun para pihak yang mendukung kegiatan ini dapat bekerjasama sehingga tercapai peningkatan produktivitas dan peningkatan kualitas komoditi unggulan di Simalungun. (D04/q)