Tapanuli Utara (SIB) -Ketua Rapat Pendeta (KRP) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt Dr Robinson Butarbutar memberikan apresiasi kepada para peserta Sinode Godang yang beridentitas suku Batak sebab terkenal keras dalam berargumentasi tetapi tetap dilandasi oleh semangat nilai-nilai Kristiani
"Saya sangat mengapresiasi Sinode Godang karena berlangsung dengan tertib dan damai sesuai dengan jadwal undangan,"ungkap Ketua KRP kepada SIB ketika diwawancarai di sela-sela acara penutupan Sinode Godang ke 64 HKBP di Seminarium, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Jumat, (12/10)
Menurutnya, meski selama kegiatan Sinode Godang Amandemen III itu berlangsung terlihat rapat tersebut alot tetapi tidak sampai membawa hal-hal yang sifatnya berdampak terhadap perpecahan dalam berpendapat para anggota Sinodestan. "Inilah kebanggaan kita sebagai gereja yang beridentitas suku Batak,"kata Pdt Robinson
Dikatakan, dalam sejarah perjalanan HKBP, keputusan sinode godang sangat berperan di dalam menentukan perjalanan dari pelaksanaan tugas pelayanan HKBP agar menjadi berkat bagi masyarakat, bangsa dan negara serta dunia sebagai wujud nyata dari pemahaman bahwa HKBP ada untuk dunia sebagai pemenuhan tugas panggilan dan misi Allah
Dijelaskan, sesuai dengan jadwal Sinode Agung, selain pembahasan amandemen Aturan dan Peraturan (AP) terlebih dahulu mendengarkan laporan pelayanan dari Pimpinan HKBP selama kurun waktu dua tahun yang disampaikan oleh Ephorus, Sekretaris Jenderal Pdt David Farel Sibuea DMin, Kepala Departemen (Kadep) Koinonia Pdt Dr Martongo Sitinjak, Kadep Marturia Pdt Dr Anna Vera Pangaribuan dan Kadep Diakonia Pdt Debora Purada Sinaga MTh
Sedangkan materi ceramah thema dan sub thema rapat Sinode Godang tersebut terungkap dengan tema, "Membangun dan Menanam dengan Sopan dan Teratur" (Yeremia 1:10c dan 1 Korintus 14:40) dibawakan oleh Pdt Dr Sukamto Limbong MTh dan Sub thema, "HKBP Merevitalisasi Pendidikan, Kesehatan, Kepedulian Sosial dan Pekabaran Injil" yang dibawakan oleh penceramah St Prof Dr Albiner Siagian
Selanjutnya, hari terakhir Rapat Sinode Godang HKBP ditandai dengan ibadah penutup serta diakhiri dengan perjamuan kudus dilayani beberapa Praeses dan Panitia. Kemudian para peserta kembali ke tempat pelayanannya masing-masing. (G02/c)