Daerah Irigasi Manik Rejo Longsor

* Masyarakat Gotongroyong Memperbaiki
- Senin, 22 Oktober 2018 18:43 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir102018/hariansib_Daerah-Irigasi-Manik-Rejo-Longsor.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Revado Marpaung
LONGSOR : Masyarakat Manik Rejo Nagori Bahal Gajah Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun gotongroyong memperbaiki Daerah Irigasi Manik Rejo yang longsor dan tidak berfungsi sama sekali, Minggu (21/10).
Bahal Gajah (SIB)- Akibat hujan deras yang terjadi sejak beberapa waktu yang lalu, membuat Daerah Irigasi (DI) Manik Rejo longsor dan tidak berfungsi sama sekali. Sehingga masyarakat Dusun Manik Rejo Nagori Bahal Gajah Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun bergotongroyong memperbaiki irigasi tersebut.

Amatan SIB di lokasi, Minggu (21/10) tampak puluhan masyarakat turut serta memperbaiki irigasi yang longsor, dengan menimbun karung yang berisi tanah dan juga memperlebar irigasi tersebut sebagai salah satu upaya sementara.

Legiman salah satu warga menuturkan, DI Manik Rejo sudah longsor sejak satu minggu yang lalu. Namun upaya dari Pemerintah melalui Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sidamanik belum juga ada. Padahal DI Manik Rejo ini mengairi areal persawahan masyarakat seluas 250 hektar. Jadi kalau menunggu kemungkinan akan terealisasi tahun depan. Sementara lahan pertanian masyarakat sudah membutuhkan air untuk bertanam padi.

Legiman juga mengaku, pihaknya sudah beberapa kali gotong-royong memperbaiki irigasi ini. 

Dikatakannya, saat ini warga Dusun Manik Rejo sedang memperbaiki dinding irigasi secara gotongroyong, swadaya memberi tenaga dan bahan-bahan material yang dibutuhkan, untuk kepentingan bersama agar pengolahan lahan tidak tertunda, ungkapnya.

Sementara itu, Pangulu Bahal Gajah Torkis Siburian mengatakan, Daerah Irigasi Manik Rejo berfungsi mengairi lahan persawahan masyarakat seluas 250 hektar. Dia mengaku pihaknya sudah membuat permohonan kepada PSDA Sidamanik dan PTPN IV Unit Bah Birong Ulu. Namun hingga saat belum terealisasi. Sehingga masyarakat bertindak cepat dengan bergotongroyong, swadaya memperbaiki irigasi.

Terpisah, Asisten SDM Umum Bah Birong Ulu Aji Kunto ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan membantu memperbaiki Daerah Irigasi yang longsor. "Kalau bantuan awal berupa tenaga sudah kami lakukan, tinggal bahan dan materi, yang pasti kita tetap sinergi dengan masyarakat," paparnya. (D14/f)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Tensi Geopolitik Memburuk Buat IHSG dan Rupiah Alami Tekanan

Martabe

Alfamidi Gelar Edukasi ASI dan MPASI Tepat Usia di Tebing Tinggi

Martabe

Dua Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Diciduk Polsek Binjai Barat

Martabe

Gunakan Teknologi Mambis, Tim Inafis dan Unit Gakkum Polres Simalungun Identifikasi Korban Laka

Martabe

Gubernur Sumut Buka Puasa Perdana Ramadan di Hunian Korban Banjir Sorkam

Martabe

Satresnarkoba Polres Tebingtinggi Bekuk Pemilik Sabu dari Losmen Srikandi