Tanah Karo (SIB) - Puluhan kilometer jalan pedesaan antar kecamatan di Karo, mulai dari Perladangan Sisin Desa Limang Kecamatan Tiga Binanga, sampai ke Desa Gunung Meriah dan Desa Rih Tengah, Kecamatan Kutabuluh mengalami rusak berat. Masyarakat yang umumnya bertani jagung mengeluhkan kondisi jalan yang terkendala membawa hasil tani mereka.Hal itu dikatakan Bendahari Kaban (75) warga Desa Negeri Jahe, Semangat Perangin-angin (73) dan Rabun Sebayang (43) warga Desa Gunung Meriah kepada SIB, Minggu (21/10) di Desa Negeri Jahe.Menurut Kaban, kondisi aspal di sepanjang jalan sudah kelihatan hancur dan rusak berat. Keadaan jalan juga sudah terlihat berlubang, dan batu-batuan juga telah berserakan mulai dari jembatan Sinsin Desa Limang menuju antar beberapa desa ini. "Kondisi jalan rusak ini sudah puluhan tahun lamanya belum juga mendapat perbaikan dari Pemerintah. Oleh sebab itu, kami berharap agar segera dilakukan perbaikan dari Pemerintah, untuk menghindari kerusakan yang lebih parah lagi," katanya. Dikatakannya, warga menyambut baik karena pihak PT Wampu Electric Power (WEB) Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA ) di Desa Rih Tengah ini telah melakukan perbaikan pada jembatan rusak dari jembatan Desa Limang sampai dengan jembatan menuju jembatan Desa Rih Tengah.Untuk perbaikan jalan rusak ini, kata Kaban, Pemkab Karo perlu melakukan koordinasi dengan pihak PT WEP untuk melakukan perbaikan jalan antar desa ini, sesuai dengan salah satu janji PT WEP kepada masyarakat desa sekitar saat memulai proyek.Pantauan SIB, Minggu (21/10) jalan dari Perladangan Sisin Desa Limang Kecamatan Tiga Binanga menuju Desa Negeri Jahe sepanjang 5 Kilometer, Negeri Jahe - Desa Gunung Meriah sepanjang 4,1 Kilometer, dan Desa Negeri Jahe - Liang Merdeka, ujung Deleng - Rih Tengah Kecamatan Kuta Buluh sepanjang 12 Kilometer seluruhnya rusak parah dan rawan dilintasi. Jurang, tanjakan serta turunan melintasi perbukitan dan tebing yang curam sepanjang ruas jalan harus dilintasi dengan cukup hati-hati. Sementara itu, sejumlah jembatan menuju antar desa tersebut telah dilakukan perbaikan. (B03/f)