Padangsidimpuan (SIB) -Puluhan orang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Padangsidimpuan berunjukrasa di Kantor Cabang Dinas (Cabdis) Pendidikan Padangsidimpuan Provinsi Sumut, di Jalan Kenanga Padangsidimpuan, Kamis (1/11).
Kordinator aksi Raynaldi Dongoran dalam orasinya meminta Kepala Cabdis Pendidikan Padangsidimpuan, Sumut, memanggil Kepala SMA Negeri 2 Padangsidimpuan terkait dugaan pungutan liar yang dilakukan kepala sekolah kepada para siswa untuk ijazah/legalisir ijazah.
Sekretaris Cabdis Pendidikan Padangsidimpuan, Sumut, Fahri Siregar di hadapan para pengunjukrasa yang dikawal aparat Polres Padangsidimpuan mengatakan akan nenyampaikan tuntutan para pengunjukrasa kepada Kepala Cabdis. "Kepala Cabdis sedang di luar kota, nanti tuntutan itu akan saya sampikan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Padangsidimpuan Manaor Tampubolon, saat ditemui di kantornya mengatakan, tuduhan para pengunjuk rasa itu fitnah. "Itu fitnah, saya tidak pernah melakukan pungli di sekolah ini. Saya mengerti aturan, yang menduga ada pungli di sekolah ini orang-orang yang tidak senang atas keberhasilan dan kemajuan sekolah ini," katanya. (G07/h)