SPBU di Perdagangan Tidak Menyediakan Premium, Warga Mendapatkan di Pedagang Eceran

- Senin, 05 November 2018 22:27 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir112018/hariansib_SPBU-di-Perdagangan-Tidak-Menyediakan-Premium--Warga-Mendapatkan-di-Pedagang-Eceran.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Agus Salim Siregar
SPBU Perlanaan tidak tersedia BBM jenis premium. Minggu (4/11).

Simalungun (SIB) -Hampir setahun belakangan, ketersediaan premium tidak ada lagi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di sekitar kota Perdagangan, Kecamatan Bandar. Namun, warga masih bisa mendapatkan premium di pedagang BBM eceran.

Pantauan di lapangan, di setiap SPBU Perdagangan dan SPBU Bandar Sawah Perdagangan, saat ditanya semuanya mengaku tidak menyediakan BBM jenis premium. Namun pengendara sepeda motor masih mendapatkan BBM jenis premium di pedagang BBM eceran di sekitar kota Perdagangan. Karena harga BBM jenis premium lebih murah, di mana dijual di tingkat pedagang eceran harganya Rp9.000 perliter. Untuk pertalite Rp10.000/liter dan pertamax Rp11.000/liter.

Saat salah satu pihak SPBU yang ada di sekitar kota Perdagangan dikonfirmasi, Indra mengatakan, bahwa SPBU Perlanaan sudah hampir setahun lebih tidak menyediakan BBM jenis premium. "Dan untuk harga BBM di SPBU untuk jenis pertalite Rp 7800/liter, pertamax Rp 10.400/liter. Dan BBM jenis premium menurut informasi harga SPBU Rp 6.450/liter," ucapnya, Minggu (4/11).

Dengan ini, Bilmar Sagala salah satu tokoh masyarakat kota Perdagangan, Minggu (4/11) mengatakan, sebenarnya ia heran juga, mengapa BBM jenis premium tidak ada di SPBU di sekitar kota Perdagangan, tapi mudah didapatkan di tingkat pedagang eceran. "Berarti pedagang eceran minyak premium mendapatkan premium dari luar daerah," ucapnya.

Bila pedagang mendapatkan BBM jenis premium dari luar daerah, maka harga pastinya jadi lebih mahal dari semestinya. Ini mengingat biaya transportasi pedagang untuk membeli minyak di SPBU.

Seharusnya dalam hal ini, pihak terkait harus memperhatikan ketersediaan BBM jenis premium di SPBU di sekitar kota Perdagangan. Di mana masyarakat masih banyak yang membutuhkan premium, melihat harganya lebih murah. Karena seperti saat ini, masyarakat Perdagangan bisa dikatakan rugi, karena membeli BBM jenis premium lebih mahal dari semestinya.

"Coba BBM premium tersedia di SPBU yang ada di sekitar kota  Perdagangan, pastinya sudah memudahkan masyarakat dari harga dan ketersediaan. Karena bila di tingkat pedagang eceran ketersediaan pasti lebih terbatas," jelasnya. (D09/q)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

IHSG Tetap Turun, Rupiah dan Harga Emas Terkoreksi

Martabe

Gemalaki Demo Desak Polda Sumut Tertibkan Galian C di Batubara

Martabe

Meski Mahal, Minat Masyarakat Beli Emas Tetap Membludak

Martabe

Platform ASN Digital Jadi Sorotan BKN untuk Pemkab Taput

Martabe

Peluang Terakhir Tembus 5 Besar, PSMS Wajib Tumbangkan FC Bekasi

Martabe

Bupati dan Wabup Sergai Siapkan Bonus untuk Riadi Saputra, Atlet NPCI Peraih 3 Medali di APG Thailand