Bunga Bangkai Mekar di Ladang Sawit, Hebohkan Warga Labura dan Rantauprapat

- Senin, 12 November 2018 19:01 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir112018/hariansib_Bunga-Bangkai-Mekar-di-Ladang-Sawit--Hebohkan-Warga-Labura-dan-Rantauprapat.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
BUNGA BANGKAI: Warga Aekburu dan warga Rantauprapat datang melihat Bunga Bangkai yang tumbuh mekar di ladang sawit kawasan Aekburu Desa Batutunggal Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara, Minggu (11/11). Bunga langka ini menghebohkan warga sejak Sa

Labuhanbatu (SIB) -Bunga Bangkai tumbuh mekar setinggi hampir 2 meter di ladang sawit milik masyarakat, menghebohkan warga Aekburu Desa Batutunggal Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara dan warga Rantauprapat. Seribuan orang datang silih berganti melihat bunga langka itu tumbuh mekar di ladang Anwar Hasibuan. 

Bunga Bangkai raksasa itu pertama sekali ditemukan pemilik kebun, Anwar Hasibuan warga Desa Batutunggal, Sabtu (10/11). Saat itu, Anwar hendak membersihkan ladang sawitnya di kawasan Dusun I Aekburu. Ia dikagetkan bunga langka yang tumbuh besar menjulang tinggi.

"Awalnya saya mempekerjakan orang untuk mengimas (membabat) ladang saya yang sudah semak. Ternyata ladang yang dibersihkan itu kurang bersih, sehingga saya datang untuk melihat hasil imasannya. Setelah sampai di kebun, saya dikejutkan pemandangan yang sangat langka. Saya melihat bunga bangkai tumbuh mekar di dekat batang pohon sawit saya," sebut Anwar.

Dia memerkirakan Bunga Bangkai itu tumbuh setinggi hampir 2 meter, dan kelopaknya mekar hampir berdiameter 1 meter.

"Harapan saya, dengan tumbuhnya bunga bangkai yang tergolong langka ini membawa kebaikan bagi dirinya dan keluarga," harapnya. 

Saat ini lokasi tempat tumbuhnya bunga bangkai tersebut dibersihkan dan dikelola oleh anak-anak muda remaja mesjid Jami'un Al Mutaqin. 

"Sumbangan masyarakat yang datang melihat mekarnya bunga langka itu nantinya akan kami salurkan ke kaum duafa di Desa Batutunggal," ujarnya.  

Anwar mengungkapkan, sebelum melihat kejadian langka itu, dirinya bermimpi tentang kebunnya. Dalam mimpinya, dia melihat kebunnya telah bersih.

"Memang, menurut cerita warga sini, lokasi kebun kami itu dalunya angker, namun tidak banyak yang tahu itu," ungkap Anwar.

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, Budi, bunga langka tersebut sudah dikunjungi banyak warga Desa Batutunggal dan warga Rantauprapat. 

"Termasuk dari berbagai media elektronik sudah liputan langsung ke lokasi, dan ada juga dari BKPRMI Kabupaten Labuhanbatu," sebutnya. 

Bunga bangkai raksasa atau suweg, disebut Kibut, atau dengan nama ilmiah Amorphophallus titanum Becc, merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatera. Bunga Bangkai dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Bau busuk yang dikeluarkan bunga ini akan menarik kumbang dan lalat. 

Proses tumbuhnya dari biji bisa memakan waktu sampai 3 tahun. Namun setelah seminggu mekar, Bunga Bangkai akan layu. (BR6/l) 


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Pasca Jadi Tersangka, Kadis Koperasi dan UKM Sumut Jarang Masuk Kantor

Martabe

Mobil AWC Brimob Polda Sumut Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hebat di Pabrik Swallow

Martabe

Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli Belum Padam hingga Rabu Siang

Martabe

DPN Rudi Ardian Nainggolan Kukuhkan Pengurus PGPI Pembaharuan Sumut

Martabe

Sekolah Primbana Medan Siap Terima Siswa Baru TA 2026/2027 Mulai SD, SMP dan SMA

Martabe

Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan di UHC Awards 2026