Pemko P Siantar Peringati Hari Toleransi Internasional

- Kamis, 22 November 2018 18:42 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir112018/hariansib_Pemko-P-Siantar-Peringati-Hari-Toleransi-Internasional.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Wali Kota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM bersama Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu, Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Robinson Tallupadang, mewakili Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, anggota DPRD Pematangsiantar Efendi
Pematangsiantar (SIB)- Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memperingati Hari Toleransi Internasional. Tema, menolak isu Sara dalam Pemilu 2019. Acara berlangsung di Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar, Rabu (21/11). 

Dalam sambutannya, Wali  Kota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM menyebut, toleransi adalah rasa hormat, menerima dan menghargai keberagaman.

Ketidaktahuan tentang perbedaan budaya, agama dan etnis yang ada di sekitar dapat menyebabkan ketidakamanan. Dengan pendidikan, diharapkan adanya pemahaman yang lebih baik tentang tradisi dan keyakinan yang berbeda, kata Hefriansyah. 

Dijelaskan, sikap toleransi merupakan bentuk pengakuan Hak Asasi Manusia (HAM) yang universal serta kebebasan fundamental orang lain. "Dengan adanya keberagaman manusia, toleransi bisa menjamin kelangsungan hidup komunitas di setiap wilayah dunia," ungkapnya.

Setiap negara bertanggung jawab untuk menegakkan hukum HAM, melarang kebencian dan diskriminasi terhadap kelompok minoritas. Negara harus memastikan akses yang sama bagi setiap orang terhadap pengadilan, Komnas HAM atau Ombudsman. Sehingga tidak ada orang yang main hakim sendiri dan menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan perselisihan. 

"Kota Pematangsiantar merupakan kota paling toleran di Indonesia. Untuk itu, mari tetap kita pupuk keberagaman yang ada dalam bingkai persatuan NKRI. Kiranya dengan semangat Hari Toleransi Internasional ini dapat menambah motivasi kita, dan menjaga kemajemukan yang ada, agar  kota Pematangsiantar semakin mantap, maju dan jaya," tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Siantar AKBP Heribertus Ompusunggu, Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Robinson Tallupadang, mewakili Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Efendi Siregar anggota DPRD Siantar, sejumlah tokoh agama dan adat. (D12/l)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

RUPS PT Sari Mutiara Digelar, Pemegang Saham Soroti Transparansi Laporan Keuangan dan Aset

Martabe

Menkeu Tambah Rp100 Triliun ke Himbara Jelang Lebaran

Martabe

TNI: Bentuk Tanggung Jawab, Jabatan Kabais Diserahkan Hari Ini

Martabe

Polres Belawan Laksanakan Tahapan Seleksi Penerimaan Anggota Polri

Martabe

Bupati Simalungun Ajak DPRD Perkuat Sinergi Bangun Daerah

Martabe

Wacana Belajar di Rumah Dibatalkan Pemerintah, Sekolah Tetap Tatap Muka