Uspida Taput Rapat Kordinasi Antisipasi Putusan MK Tentang Pilkada

*Polres dan Kodim Galang Kerjasama Antisipasi Huru-hara
- Rabu, 22 Januari 2014 12:25 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/01/hariansib_Uspida-Taput-Rapat-Kordinasi-Antisipasi-Putusan-MK-Tentang-Pilkada.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/POSMA Simorangkir
RAPAT: Uspida Taput mengadakan rapat mengantisipasiputusan MK terkait Pilkada Taput yang dipimpin Bupati Torang Lumbantobing dihadiri Kapolres Taput AKBP Verdy Kalele, dandim 0201/TU Letkol Inf. Viktor Tampubolon, Kejari Tarutung Hotma Tambunan, ketua DPR
Tarutung (SIB)- Unsur pimpinan daerah (Uspida) Taput dipimpin Bupati Torang Lumbantobing menggelar rapat kordinasi guna mengantisipasi putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) tentang pemilihan umum kepada daerah (Pemilukada) Bupati/Wakil Bupati periode 2014-2019, Selasa (21/1)  di ruang kerja Bupati Taput.Bupati Torang Lumbantobing menyampaikan, rapat kordinasi dilakukan atas inisiatif Kapolres Taput AKBP Verdy Kalele yang bertujuan membicarakan antisipasi dan langkah-langkah strategis yang perlu dilaksanakan meminimalisir kemungkin terjadinya gangguan keamanan sebagai dampak dari putusan tersebut. “Apapun keputusan MK terhadap perkara hukum Pilkada Taput diharapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Pemkab Taput telah membuat persiapan maksimal untuk lanjutan Pilkada Taput,” ujarnya.Disampaikan, pasca pemungutan suara Pilkada dan pasca putusan MK jika berperkara, tidak jarang terjadi konflik yang kadang sampai rusuh karena satu pihak tidak dapat menerima hasil putusan tersebut. “Karenanya perlu persiapan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik,” ucapnya sembari mengharapkan peran aktif Polres Taput di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Verdy Kalel dan Dandim 0210 Taput Letkol Inf. Viktor Tampubolon seperti masa pemungutan suara 10 Oktober 2013 lalu sangat diharapkan.Torang Lumbantobing menegaskan besarnya peran Kapolres  dan Dandim  membuat lancar dan amannya pelaksanaan Pilkada Taput tahun 2013 lalu. Maka peran yang dilakukan tahun lalu diharapkan dapat berlanjut dilanjutan pelaksanaan Pilkada Taput tahun ini.Verdy Kalele menyampaikan, terciptanya situasi kondusif dalam pelaksanaan Pilkada Taput tahun 2013 lalu adalah sebagai buah demokrasi yang sudah semakin dewasa di daerah ini. “Demokrasi di Taput sangat luar biasa karena adanya kerjasama yang baik semua pihak. Kita pantas berterimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Tapanuli Utara,” sebutnya.Kapolres juga tidak lupa menyampaikan bahwa semua proses Pilkada Taput dapat berjalan dengan baik dan lancar karena adanya kerjasama semua elemen yakni Desk Pilkada, KPU selaku penyelenggara, Panwaslu dan tentunya pihak Pengamanan. Hanya saja ada lagi yang perlu ditingkatkan menurut Kapolres Taput yaitu Komuniti Intelijen Daerah (Kominda) dapat dimaksimalkan untuk dapat mengetahui potensi-potensi yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan Pilkada Taput.Secara tegas disampaikan, Polres Taput siap mengamankan lanjutan Pilkada Taput dan telah pula menetapkan strategi pengamanan. “Kordinasi harus lebih kita tingkatkan. Kita yang bertanggung jawab atas hasil Pilkada Taput tanpa melihat siapa pemenangnya,” katanya sembari menjelaskan bahwa Polres Taput saat ini fokus untuk pengamanan tanggal 23 Januari 2014 yaitu bertepatan dengan putusan MK dan hari pertama dan kedua pasca putusan.Sementara Dandim 0210/TU Letkol Inf. Viktor Tampubolon menyampaikan TNI juga menaruh perhatian serius atas pelaksanaan Pilkada Taput dan akan membentuk satuan khusus untuk mengantisipasi huru-hara pasca putusan MK. “Kami siap mendukung pengamanan Pilkada Taput,” sebutnya.Kajari Tarutung Hotma Tambunan mengingatkan agar Kominda dapat dimaksimalkan dan pelanggaran Pilkada jangan ditetapkan berdasarkan asumsi-asumsi, tapi harus terlebih dulu diteliti untuk ditetapkan sebagai pelanggaran yang selanjutnya masuk dalam ranah hukum.Selanjutnya Ketua DPRD Taput FL Fernando Simanjuntak SH MH meminta penyelenggara jangan sekali-kali bimbang dalam menjalankan suatu putusan hukum atau peraturan perundangan yang mengatur pelaksanaan Pilkada. “Penyelenggara harus tegas, jangan terpengaruh kepada pihak manapun agar setiap putusan yang dilakukan tidak sampai memicu terjadinya persoalan lain. Masyarakat saat ini mulai apatis dengan pelaksanaan Pilkada Taput.  Hendaknya hal itu harus kita pulihkan lagi,” sebutnya.Ketua PN Tarutung Mian Munthe SH meminta KPU jangan sampai ragu mengeksekusi putusan MK nantinya.Rapat tersebut dipandu Sekdakab Taput Drs H Perhimpunan Marpaung yang juga dihadiri Komisioner KPU Taput Jan Piter Lumbantoruan dan Lambas JJ Matondang, Panwaslu Taput Eduard Lumbantobing, Sardion Situmeang dan Kopman Pasaribu.Rapat menyimpulkan kesiapan semua pihak melaksanakan lanjutan Pilkada Taput dan mengharapkan penyelenggara dapat dengan segera mengeksekusi putusan MK nantinya.(BR5/c)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Pemberantasan Mafia Tanah di Sumut Libatkan Seluruh Instansi Muspida

Martabe

Uspida Labuhanbatu Raya Rakor Penerapan PPKM Mikro untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Martabe

Uspida Labuhanbatu Kunjungi Gereja di Malam Natal

Martabe

Pjs Bupati Labuhanbatu Silaturahmi dengan Uspida

Martabe

Pjs Bupati Labuhanbatu Silaturahmi dengan Uspida

Martabe

Uspida Datuk Bandar Tanjungbalai Bagi 1500 Masker