Asahan ( SIB)- Kondisi ruas jalan protokol simpang SMPN 1 menuju Desa Padangmahondang, Kecamatan Pulaurakyat, Kabupaten Asahan rusak parah. Warga mendesak Pemkab Asahan agar melakukan perbaikan demi terwujudnya percepatan pembangunan ekonomi masyarakat.Pantauan SIB, Kamis (23/1) ruas jalan protokol sepanjang 11 KM mengalami kerusakan yang cukup parah. Lobang-lobang dalam dan besar ditemukan hampir di setiap ruas jalan. Badan jalan yang sebelumnya hotmix kini kondisinya terkelupas dan menyatu dengan tanah.Menurut A Panjaitan (56) warga setempat, kerusakan jalan tersebut sudah hampir 11 tahun. “Awalnya badan jalan ini pernah dihotmix tahun 2014 dari simpang SMP sampai ke Desa Padangmahondang dan dapat ditempuh roda dua dan empat dengan waktu 15 menit. Namun, setelah kondisi jalan rusak parah dan tanpa ada perawatan jalan dari dinas terkait, jarak tempuh yang dituju ke desa yang lain semakin lama memakan waktu 1 jam 50 menit. Padahal, jalan ini sarana vital bagi warga untuk mengeluarkan hasil buminya. Seperti sawit, sarana anak sekolah, perkantoran, pedagang. Apakah ini kealpaan penguasa terhadap desa kami yang tidak masuk peta pembangunan Indonesia hanya Tuhanlah yang tahuâ€, ujar Panjaitan kecewa.Hal senada dikatakan H Harahap (45) kepada SIB mendesak Pemkab Asahan agar secepat mungkin memperbaiki jalan yang rusak parah. Pasalnya, warga sudah sangat menderita bertahun-tahun melintasi jalan tersebut. Parahnya lagi, saat hujan turun ruas jalan yang berlobang tergenang air bercampur lumpur. “Kalau musim kemarau, ruas jalan dipenuhi debu yang mengancam kesehatan dan pengguna jalan. Sampai kapan kami merasakan ini semua. Kepada siapa kami harus mengadu? Adakah yang mau mendengar jeritan hati kami?. Oh Pemkab Asahan tolong obati badanku yang telah lama sakit melintasi jalan ini. Makanya untuk itu, Camat Pulaurakyat agar membuka mata selebar mungkin dan Dinas PU turun ke lapangan, serta Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang MAP untuk melihat penderitaan warganyaâ€, tegasnya. (D23/h)