Nisel (SIB)
Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Nisel) melalui Dinas Pertanian terus melanjutkan program pengembangan pertanian jagung dengan menyiapkan bibit untuk lahan 2.200 hektare pada tahun anggaran 2020.
Kepala Dinas Pertanian Nisel Norododo Sarumaha kepada SIB, Selasa (11/2) menyampaikan, adapun bibit jagung yang disediakan melalui APBD Pemkab Nisel adalah untuk 200 hektare, ditambah bantuan dari Provinsi dan pusat bibit jagung untuk lahan seluas 2.000 hektare.
Sedangkan untuk penerima bibit, kadis mengatakan akan memberikan berdasarkan usulan, baik dari kelompok tani maupun perorangan. "Untuk jagung kita akan sesuaikan berdasarkan proposal yang masuk," katanya.
Selain jagung, Dinas Pertanian juga menyediakan bibit padi untuk lahan sekitar 100 hektare dan akan dibagikan pada sentra padi, terutama daerah Kecamatan Amandraya, Lolowau, Telukdalam, Lahusa dan Kecamatan Somambawa serta beberapa daerah lain yang bercocok tanam padi.
Disamping bantuan bibit, Dinas Pertanian akan membenahi infrastruktur pendukung pertanian. Sebanyak 2 Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) akan dibangun di Kecamatan Amandraya dan Toma yang diharapkan dapat membantu petani dalam menyiapkan kebutuhan pupuk tentunya setelah terlebih dahulu diberikan pelatihan.
Pembangunan jalan usaha tani yang tiap tahun terus dilakukan, kali ini dibangun di Kecamatan Susuan, Fanayama, Lahusa, Simuk, PP Batu Timur dan Amandraya. Demikian juga dengan pembangunan irigasi, parit longstorage, irigasi air dalam, mendukung kegiatan pertanian dengan harapan peningkatan ekonomi masyarakat petani. (N03/q)