Masker Langka di Tebingtinggi

Redaksi - Sabtu, 15 Februari 2020 17:30 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_7862_Masker-Langka-di-Tebingtinggi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Bonny Sembiring
MASKER LANGKA : Sejak merebaknya virus corona dibeberapa negara Asia Tenggara, keberadaan masker di sejumlah apotek Tebingtinggi sangat sulit ditemui (langka), Jumat (14/2). 

Tebingtinggi (SIB)

Keberadaan masker di sejumlah apotek Tebingtinggi sangat sulit ditemui itu terjadi sejak menyebarnya virus corona di sejumlah negara yang sudah menelan seribuan nyawa manusia.

Salah seorang pengunjung apotek bernama BM br Purba (52) ketika diwawancarai SIB di Jalan Pahlawan, Jumat (14/2) mengatakan, sudah 12 hari terakhir ini, masker sangat sulit didapat diseluruh apotek yang ada di Kota Lemang.

Apalagi, sejak dikabarkannya virus corona mulai menjangkiti beberapa negara tetangga Indonesia, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja dan Filipina.

Menurut ibu dua orang anak ini, virus corona yang mulai menyerang kawasan Asia Tenggara itu dianggap memberi dampak negatif terhadap ketersediaan masker di Sumut, khususnya Tebingtinggi.

"Sebelum virus corona menyebarkan ancamannya, masker mulut (N95) sangat mudah ditemui di apotek-apotek. Tapi, sekarang sangat sulit untuk dibeli.

Kalau pun ada, masker itu merupakan stok lama yang dimiliki apotek dan harga jualnya sangat mahal, bisa mencapai Rp 100 ribu/kotak. Padahal, sebelumnya hanya seharga Rp 45 ribu/kotak" ujarnya.

Sementara, Apoteker RS Bhayangkara Tebingtinggi, Eva br Hutabarat (38) saat ditanyai wartawan terkait hal tersebut menyatakan, sejak dua minggu terakhir ini ketersediaan masker memang minim bahkan tidak ada di Tebingtinggi.

Dia pun menyebut, banyak warga yang mengeluh akibat tidak dapat diperoleh atau membeli masker di apotek-apotek. Mengingat, penggunaan masker itu sangat penting dilakukan, sebagai langkah awal pencegahan tertularnya virus corona.

"Mulai akhir Januari lalu, setiap hari warga dari dalam dan luar kota sangat banyak mengunjungi apotek-apotek di Tebingtinggi hanya untuk membeli masker.

Namun, mereka sering kecewa karena masker yang seharusnya mudah diperoleh tidak tersedia di apotek atau toko obat," ungkapnya sembari berharap kepada pemerintah melalui dinas terkaitnya agar dapat secepatnya mencari solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. (T01/c)

Berita Terkait

Martabe

Banjir Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem Melampaui Standar Mitigasi Nasional

Martabe

Jaga Ketertiban Malam, Polres Pematangsiantar Tertibkan Delapan Motor Berknalpot Brong

Martabe

Era Baru AI Phone, 400 Juta Warga Dunia Gunakan Kecerdasan Buatan Samsung

Martabe

Polres Belawan Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Kelurahan Tangkahan

Martabe

Henry Jhon Hutagalung Minta Wali Kota Jangan Persempit Ruang Jualan Daging Babi

Martabe

Masyarakat Saribudolok Minta PLN Tidak Memadamkan Listik Selama Ramadan